Rahasia Cara Membuat Pupuk Organik Cair POC Kualitas Premium

Diposting pada

Diluaran sana banyak sekali resep-resep POC yang beredar bebas. Tinggal pilih mau praktek yang  mana saja. Semuanya bagus, tergantung tanamannya bisa terima atau tidak. Penyerapan pupuk ke tanaman itu sangat tergantung pada kondisi tanaman dan lahan/media (ini perlu dicatat ya).

POC bisa dikatakan ideal jika kandungannya PH 7,0 ke atas dan PPM 700-1500 untuk kocor dan 15.000 ke atas kalau spray .

 

Lalu bagaimana jika tidak punya alat ukur atau POC cuma 1 macam, hingga tidak mungkin membuat ramuan yang bisa mencapai kandungan nutrisi ukuran standar. Jika kasus seperti itu diperlukan nutrisi khusus agar tanaman bisa menyerap segala jenis pupuk yang kita suplay ke tanaman nya.

 

Cara Membuat Perangsang Tanaman dengan Pupuk Organik Cair POC

Untuk nutrisi perangsang ini. Akan susah untuk mencari di luaran. Bahkan untuk kimia pun hampir tidak ada. Biasanya produsen pupuk yang mahal langsung mencampur dengan produk pupuk mereka.

 

Itulah sebabnya ada merk-merek pupuk tertentu yang kandungannya sama dengan pupuk lain tapi harganya fantastik. Walau nyata mahal tetap laris karena terbukti hasilnya bagus. Padahal rahasianya di perangsang tadi. Hingga pupuk tersebut dipakai ke tanaman tanaman langsung tumbuh dengan baik. Susahnya pupuk tersebut jarang di jual di pasaran umum. Hingga harus beli dari online. Contohnya decastar dll.

 

Baca juga:

Cara Mengolah Air Kelapa Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Berkualitas

Daftar Lembaga Penyedia Dana Pembiayaan Usaha

Contoh Proposal Dana Bantuan Mesin dan Pupuk Pertanian

Baca :  Rumus Membuat Pupuk Organik Cair Ampuh Kalahkan Pupuk Kimia

3 Rahasia Membuat POC Pupuk Organik Cair Super Ampuh

 

Nah, salah satu master tanaman organik dengan rendah hati mau  berbagi. Untuk resep perangsang ini adalah kunci dan biasa menjadi rahasia nursery pasti itu adalah premium. Jadi wajar jika itu pasti berbayar, tapi saya bongkar rahasianya di sini dan anda praktek kan di rumah, yuk simak :

 

ZPT + NUTRISI

 

Bahan POC Premium:

Molase

Air kelapa

Dekomposer

ACB kental

Air rebusan kedelai

Telur bebek 1, kalau tidak ada pakai telur ayam 3

Susu murni

Bawang putih 3 butir

Bawang merah 1 butih

Batang pepaya 1 jengkal 17cm

Lidah buaya

Terasi 2 bungkus

 

Cara membuat :

 

Campuran 1

Batang pepaya di kupas, buang kulitnya yang di ambil hanya yang berkambium. Bisa di ganti buah pepaya mentah. Gunanya adalah untuk memecah protein

Potong kecil-kecil agar lebih mudah di blender.

Bawang (merah dan putih) potong kecil-kecil dan masukkan ke blender. Kuning telur dan terasi yang sudah dilarutkan, susu murni 400 ml.

Blender sampai benar-benar tercampur rata.

 

Campuran ke 2

ACB 200 ml (hasil endapan yang kental)

Air kelapa tua 200 ml

Air rebusan kedelai 200 ml

Kalau kedelai nya bisa masukkan aja lebih bagus

Lidah buaya 2 batang

Blender sampai tercampur rata

Lalu tambahkan ke campuran pertama tadi

Lalu tambahkan molase, dekomposer, lalu fermentasi 1 bulan.

 

Cara pemakaian

1sendok makan = 10 liter air kocor

Kocor 250 ml ke 1 polyback. Sesuaikan juga ukuran tanaman ya.

Baca :  Rahasia Turun Temurun Cara Membuat Peptisida Organik dan Buang Peptisida Kimia

1 sendok teh = 10 liter air spray

Ini bisa di mix pupuk kimia

1 sendok makan NPK untuk pertumbuhan

1 sendok makan NPK untuk pembuahan

 

Kalau bapak punya air cucian beras saya singkat ACB. Lalu ACB itu anda taruh di wadah dan dibiarkan beberapa hari atau bulan, kadang muncul spora (jamur) yang semakin lama semakin tumbuh besar. Nah spora (jamur) yang bentuknya seperti karang itulah yang dinamakan jakaba atau singkatan dari “jamur keberuntungan abadi”.

 

Apa fungsi jamur jakaba itu? Kalau jamur itu diambil sedikit saja lalu dihaluskan (tumbuk/blender), lalu direndam dgn air dan airnya digunakan untuk dikocorkan / disemprotkan tanaman, maka biasanya tanaman yang pertumbuhannya kurang subur menjadi lebih subur.

Kenapa jakaba bisa menyuburkan tanaman? Karena berdasarkan uji laboratorium, jamur itu mengandung unsur nitrogen dan fosfor tinggi. Namun sedikit unsur hara kalium. Jadi jamur itu cocok digunakan tanaman pada fase pertumbuhan (vegetatif), tapi kurang cocok untuk fase pembuahan (generatif).