Perkebunan

Panen 2X Lipat, Berikut Cara Boster Pemupukan Budidaya Jahe

Cara pemupukan tanaman jahe, NPK, ZPT, Pupuk kandang, Budidaya jahe emprit dan gajah

Banyak tips-tips yang dibagikan oleh beberapa ahli pertanian tentang cara menaikkan hasil panen tanaman jahe, namun pada prakteknya dilapangan lebih bagus hasil racikan pupuk berikut:

Tahap Pemupukan Awal 

Pemupukan jahe dimulai dengan perlakuan pertama yaitu dengan memberi hormon ZPT. Lembaga Penelitian Sangapta merilis hasil penelitian bahwa jahe yang diberi perlakuan ZPT Giberelin sebelum tanam bisa menghasilkan produksi hingga 69,86 ton/ ha. yang tidak pakai ZPT hanya 45,60 ton/ha. Penelitian ini berarti mengajarkan kita untuk men ZPT bibit sebelum tanam, bukan???

Baca juga:

Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah

Tahap Pembibitan Budidaya Jahe Cepat Panen

Cara Budidaya Jahe Cepat Panen Kualitas Ekspor

Tahap Pemupukan ke Dua

Pemupukan selanjutnya adalah dengan memberi pupuk kandang /  kompos yang menjadi pupuk dasar di media tanam. Berdasarkan referensi literatur pemupukan jahe di beberapa negara agraria seperti Cina, Vietnam, India, Thailand termasuk Indonesia menekankan bahwa pupuk kandang sangat penting dan memerlukan sekitar 20-60 ton/ha, supaya jahe tumbuh subur, tunas pertama besar, karena kualitas tunas pertama tumbuh sangat menentukan perkembangan jahe selanjutnya.

Baca Juga :  Manfaat Timun dan Cara Budidaya Mentimun Hibrida Cepat Panen

 

Tahap Pemupukan ke Tiga

Pemupukan selanjutnya kita teruskan dengan pupuk lanjutan, baik NPK kimia atau NPK organik, itu pilihan. Pemupukan lanjutan idealnya dilakukan sebanyak 3 x sampai panen. Pemupukan lanjutan pertama dilakukan pada saat jahe berumur 1,5-2 bln, kedua pd saat usia 4 bulan dan ketiga pada saat jahe usia 5-6 bulan. Komposisi pupuk sbb: jahe pd usia 0-4 bulan berada pada phase pertumbuhan Vegetatif, pertumbuhan dasar / utama yang sangat penting (akar, tunas, batang n daun), maka pupuk yang dibutuhkan dominan unsur N=Nitrogen, cth: Urea. Usia 5 bulan ke atas jahe berada pada phase pertumbuhan Generatif (pembuahan/pengumbian) kalau jahe. Maka pupuk yang dominan adlh unsur K=Kalium, contoh: KCL. Untuk kedua phase tersebut, jahe membutuhkan unsur P= Posfor, cth: SP36 /TSP, tapi sedikit. Referensi yang menjadi rujukan kita untuk pemupukan jahe menyimpulkan sbb:

Baca Juga :  Buah Jamaika dikenal Sebagai Jambu Bol Jumbo Manis Berbobot 500 g

N=800 kg/ha=130 gr/ btg : 3 aplikasi
K=680 kg/ha= 113 gr/ btg : 3 aplikasi
P=180 kg/ha= 35 gr/nth: 3 aplikasi

Rincian Pemupukan I, II n III adalah sbb:
I : 25%
II : 25%
III : 50%

Bahasa sederhananya,” SEDIKIT, SEDIKIT n  BANYAK”.

Note: Jahe juga sebenarnya membutuhkan unsur lain, tapi tiga unsur di atas adalah unsur yang utama. Dolomid juga sangat dibutuhkan untuk menjamin PH yang netral.
Pupuk kandang juga perlu ditambah setiap kali kita memupuk, apalagi kalau menggunakan pupuk kimia, bagus kalau kita buat menutup pupuk yang ditabur terutama Urea yang cepat menguap.
Pengaplikasian pupuk adalah dengan cara menabur pupuk di kedua sisi samping baris jahe, atau menabur melingkar di tanah selebar tajuk jahe. Cara yang lain adalah dengan cara melarutkan pupuk dan mengocor ke sekeliling pangkal jahe selebar tajuk juga. Kalau kita memilih dengan menggunakan pupuk NPK organik(POC), caranya semua pupuk dikocor.

Baca Juga :  Manfaat Bakteri Fotosintesis Untuk Tanaman dan Cara Membuatnya

Tips2 yg kta bagi, bukanlah yg terbaik, ada byk cara org lain utk memupuk jahe,……tks. Semoga jahe mu bagus, jhe kita sukses,……!!! (to be continued), ….. ( Jhonson Tamsar, bukan master, tahu dikit, tpi senang berbagi), Heee….heee….(KPJI)

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Baca juga

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close