Perkebunan

Panen Melon Melimpah Hasil dari Teknik Menanam dengan Cara Organik

Cara Menanam Melon, Pupuk Organik Melon Orange, Panen Hasil Berkualitas

“Berkebun Itu harus terstruktur, sistematis dan sistemik untuk mencapai  Complate SOP of Melon Organic Farm”, demikian yang diungkapkan Paman Riky Eka Putra. Untuk pemupukannya, ada beberapa bedengan yang full organik. “Saya tetap memakai pupuk kimia. Tapi hanya sedikit… Yaa…. Pada melon katanya tidak sama dengan tanaman yang lain. Kita mau mengejar tonase dan rasa yang manis. Tapi saya sangat percaya dengan organik akan mampu mengalahkan kimia”, ujarnya.

Percakapan paman Riky tentang pegalamannya keberhasilan menanam melon sampai penjualan ekspor ke singapura  menjadi inspirasi para petani melon, berikut penjelasan Paman Riky tentang teknik tanam dan pemupukan :

Baca juga:

Cara Budidaya Menanam Melon Merah dengan Pupuk Petroganik

Sukses Bertani Melon Super

Musim Panen Buah Garbis atau Blewah (Curcumis melon)

 

“Kalau nanti hasilnya sama dengan yang semi, MT berikutnya akan kita full kan semua, karena saya tanam melon baru 2 kali sama ini. Dulu uji coba 100 batang masih semi organik, Alhamdulillah panen. Pada melon saya kocor tiap 4 hari dengan organik. Untuk sepray saya sudah full organik, sama sekali tidak menggunakan peskim dan fungisida kimia, Saya belajar dari mentimun, karena masih kerabat melon.

Baca Juga :  Tanaman Cabai Peach "CABACA PEACH" Lucu Unik dan Aman dikonsumsi

Pada melon ini saya tertantang membuahkan 2-3 perbatang. Kemaren saya panggil ahli melon ditempat saya yang memang kerjanya hanya tanam melon… Tapi full kimia… Beliau agak terkejut… Serasa tidak percaya…

Sampai sekarang belum masuk kimia… dan beliau bilang, kalau  seperti ini bisa 3 pak… Hihi… Dan akhir kata beliau mau belajar tentang organik ini… ???

Untuk bawang… Saya sudah full organik… Alhamdulillah hasilnya memuaskan…

Bibit bawang saya pakai turunan tutuk… Ternyata turunan tutuk hasilnya sangat baik…umbinya besar2…. Hihi…

Kita tidak perlu banyak…biar 3 biji… Tp mau meletus mulsanya… ???

Untuk seprey… AA, ZPT, Pesnab (mimba, bintaro, brotowali, umbi gadung, jarak, mindi, pagoda, maja) kipahit, Bio U, rumen, KMO, mol buah, MBP, Asbat, ekstrak kelor.

Rolingan 3 hari sekali, dan uniknya… Semua saya gabung dalam 1 tangki… Dosis masing-masing 200 ml untuk pesnab bio U, rumen, mpb.. AA 2 ml, zpt 2ml, asbat 2 ml untuk mol buah,

Untuk pengocoran, saya pisahkan N P K nya…

Untuk K nya Fermentasi Kohe (kambing 1 sak, ayam 1 sak, abu janjang kosong sawit 1 sak, air rebusan kedele 20 L, gulmer, yakult, air leri, air kelapa, triko, ragi tape) dalam 200 L.

Baca Juga :  Jenis dan Manfaat Unsur Hara Makro - Mikro Yang Dibutuhkan Tumbuhan

Untuk P saya ambil dari MBP (bonggol, batang dalam).

  1. Pas vegetatif rumusnya 321…rumen 3, 2 MBp, 1 Kohe (1 ember) per drum 200 L…(5 liter)

Pas generatif umur 28 hst keatas rumusnya dibalik 123

  1. dalam bercocok tanam wajib di rencanakan,dikerjakan bertahap dari awal, Makro dan mikro nya… Harus terucukupi..

  2. Saya pakai AA dari keong dan ikan laut… Saya buat terpisah

  3. Dasaran pakai kompos… Agak banyak sih… Satu bedengan 3-4 karung…

  4. Untuk N saya ambil dari bio rumen (Isi lambung sapi, kambing atw domba…)… 1 drum dari 7 ekor sapi, untuk P dari bonggop dan batang pisang satu drum juga…

untuk K dari kohe…. 1 drum juga.. Pas aplikasi tinggal mix, untuk aplikasi 1 ember 5-10 l per drum….200 ml per pohon

  1. Fungisida : Bio u tambah empon-empon dalamnya, dan untuk penstabil PH bapak masih pake dlomit kah , Kohe sapi, ayam, bekatul, serbuk gergaji, batang dan bonggol pisang, hijau2an, kulit telur, triko, rumen, gulmer, sekam, sekam bakar,…. Fermentasikan…

  2. Untuk menaikan pH saya tidak pakai dolomit, saya pakai abu kayu ditambah kapur bangunan, jumlahnya tidak sebanyak dolomit penggunaannya…

Tes aja.. Ambil tanah yg rendah pH nya…uji…berapa banyak dolomit yg digunakan sampai naik PH nya… Trus uji juga dengan abu dan kapur bangunan…

  1. Kebetulan spingkler belum beroperasi, Hanya kocor… Kebetulan spingkler belum beroperasi… Ini juga lagi hujan 1 minggu ini…
Baca Juga :  Teknik Panen Lebih Cepat dengan Pupuk Hayati Mikroba Daun

Tiap 4 hari kocor… Bawang 1 mggu sekali…

  1. Pesnab replennya ,banyakin serrehnya atau tambah minyak serreh, jadi induk ulatnya tidak masuk

  2. Untuk tinggkat kemanisan ya rumus K, penting tinggi K, Mol buah, abu bakaran sawit, KMO, Apalagi mol buah dari tanaman itu sendiri… Saya pakai buah melon yang busuk

  3. Biasanya mereka mau datang kalau nyoba melon nya pak boss,

Contoh nya dulu kami untuk bisa dapetin pasar nya saya kirim sempel satu.

Biji melon orange ke singapura pakai pesawat

3 hari kemudian mereka minta sampel lagi yang lebih banyak saya kirim 5 biji lagi pakai pesawat lalu seminggu kemudian minta di kirim 150 biji tapi di bayar , hehe

Tidak gratis lagi seperti pengiriman sebelumnya, seminggu berikutnya mereka sampaikan mau lihat langsung lokasi budidayanya utk memastikan kontinuitas pengiriman, kita janjian lalu mereka datang setelah lihat di lapangan dan yakin, mereka menawarkan MOU sekaligus order dan berlanjut sampai sekarang. Begitulah suka dukanya cari pasar pasti dan harga stabil.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close