Toga, Herbal & Kesehatan

Efek Samping Pepaya yang Perlu Kamu Tahu

Dampak Negatif Berlebihan Konsumsi Pepaya

Siapa yang tak suka dengan pepaya? Sebagian besar dari kita adalah pecinta buah ini. Pepaya merupakan buah yang mudah dijumpai, tidak tergantung dengan musim, teksturnya pun lembut berair. Segudang manfaatnya pun dapat dinikmati berbagai kalangan. Namun, tahukah anda dilansir dari www.stylecraza.com ada bahaya mengintai dibalik segarnya buah pepaya ini? Tentunya ini akan terjadi jika anda mengkonsumsinya secara berlebihan. Porsi atau batas konsumsi harus diperhatikan. Perhatikan efek samping yang ditimbulkan di bawah ini :

 

Pepaya Dapat Menyebabkan Keguguran

 

Fakta ini didasari atas alergi lateks pada beberapa orang yang diakibatkan pepaya. Inilah yang dapat menimbulkan potensi bahaya bagi ibu dan janin. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa enzim papain (di dalam pepaya)  menekan hormon progesteron dimana hormon ini dibutuhkan untuk mempersiapkan uterus sebagai tempat pembuahan. Papain juga dapat merusak selaput membran yang sangat penting bagi pertumbuhan janin. Selain itu papain bertindak sebagai racun bagi janin, sehingga akan menyebabkan bayi cacat lahir. Hindari buah pepaya ini selama kehamilan dan menyusui. Namun, terlepas dari bahaya yang mengintai, lebih bijaknya anda konsultasikan dengan dokter kandungan anda sebelum mengkonsumsi pepaya.

 

Baca juga:

Manfaat Pepaya Untuk Kecantikan Anda

Baca Juga :  Cara Menyembuhkan Diabetes dan Menurunkan Kolestrol Dengan Daun Salam

Cara Tepat Memasak Daun Pepaya Agar Tidak Pahit

Manfaat Pepaya, Obat Tradisional Indonesia

Obat Atasi Kanker Serviks Dengan 5 Bahan Alami Ini

Pemanfaatan Bajakah Obat Kanker oleh Masyarakat Dayak Ngaju Sejak Ratusan Tahun

 

Berlebihan Konsumsi Pepaya Dapat Menyebabkan Masalah Pencernaan

 

Lho kok bisa? padahal selama ini pepaya merupakan obat herbal bagi sembelit. Jangan salah paham, bacalah selengkapnya penjelasan masalah pencernaan yang dimaksud.

 

Dalam waktu yang sama papain yang terkandung dapat menyebabkan efek menenangkan bagi perut anda, dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika anda berlebihan mengkonsumsinya. Serat tinggi yang tergandung juga bisa berperan jahat bagi pencernaan, lagi-lagi ini terjadi jika anda serakah pada buah ini. Kulit pepaya mengandung lateks yang mana dapat mengiritasi lambung dan timbulkah nyeri perut.

 

Kembung bisa juga terjadi karena serat tidak dicerna dengan baik, maka timbullah gas di dalam perut anda. Selain itu, terlalu banyak makan pepaya dapat menimbulkan diare. Sembelit juga bisa terjadi karenanya banyaknya serat yang tidak diimbangi dengan banyak minum air putih.

 

Dapat menyebabkan gangguan pernapasan

 

Papain berlebih yang tertelan berbahaya bagi alergi pernapasan. Beberapa diantaranya termasuk asma, mengi, hidung tersumbat, bahkan kesulitan bernapas. Bagi wanita hamil juga dapat berbahaya. alergi pernapasan dapat mempengaruhi janin, dan menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

Baca Juga :  Bolehkah Penderita Diabetes Mengkonsumsi Madu ?

 

Menurunkan kadar gula darah secara berlebihan

 

Bagi anda penderita diabetes dan sedang mengkonsumsi obatnya, maka disarankan untuk menjauhi buah ini. Ditakutkan kadar gula darah anda anjlok setelah mengkonsumsi pepaya secara berlebihan. Bijaknya, konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi pepaya.

 

Dapat merusak saluran makanan

 

Terlalu banyak mengkonsumsi pepaya dapat merusak esofagus. Idealnya, cukup konsumsi pepaya sebanyak 150 gr saja.

 

Berinteraksi dengan obat-obatan

 

Sumber mengatakan bahwa pepaya dapat berinteraksi dengan warfarin. Warfarin merupakan obat untuk memperlambat pembekuan darah. Akibat dari interaksi dapat menimbulkan memar dan pendarahan.

 

Buah ini juga berinteraksi dengan obat antikoagulan / pengencer darah. Pepaya dapat meningkatkan efeknya. Jika anda sedang mengkonsumsi obat antikoagulan (contoh : aspirin), konsultasilah terlebih dahulu dengan dokter sebelum memakan pepaya.

 

Dapat menyebabkan batu ginjal

 

Masalah akan terjadi jika berlebihan mengkonsumsi pepaya berlebihan. Pepaya kaya akan vitamin C. Penelitian menyebutkan bahwa kelebihan vitamin C dapat menyebabkan gejala keracunan, termasuk batu ginjal. Dikatakan berlebihan jika untuk dewasa mengkonsumsi lebih dari 2.000 mg/ hari, sedangkan 1.200 mg/ hari untuk anak-anak. Vitamin C yang dicerna akan menghasilkan oksalat yang mana dapat berubah menjadi batu.

Baca Juga :  Ketumpang Air atau Sirih Cina Banyak Manfaat Untuk Pengobatan

 

Tidak aman bagi bayi

 

Pada bayi dibawah usia 1 tahun, disarankan untuk tidak mengkonsumsi buah pepaya. Hal ini dapat menyebabkan diare ataupun sembelit karena kelebihan serat. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter anak anda sebelum memberikannya pepaya.

 

Menyebabkan iritasi dan perubahan warna kulit

 

Pengaplikasian pepaya pada kulit terkadang menimbulkan iritasi bagi beberapa orang. Makan terlalu banyak juga menyebabkan kulit anda berubah menjadi kuning-oranye. Hal ini dikarenakan kanduangan beta karoten dalam kulit menurun. Kondisi ini tidak fatal.

 

Dapat menyebabkan alergi lainnya

 

Hal ini dikarenakan enzim papain dan serbuk sari yang menempel pada kulit. Reaksi yang ditimbulkan meliputi pembengkakan pada mulut dan wajah, pusing, sakit kepala, gatal dan ruam sekitar mulut dan lidah, serta kesulitan menelan.

 

Nah itulah sederet efek samping pepaya. Tentunya itu akan terjadi jika anda berlebihan makan pepaya. Pepaya memang lezat dan segar, tapi batasilah jumlah porsinya untuk mendapatkan manfaat  hebat dari pepaya ini. Sehingga manfaatnya tidak berubah menjadi bahaya bagi tubuh anda.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close