Tiga Macam Pemilik Budidaya Rumah Burung Walet

Diposting pada

Budidaya sarang burung walet adalah industri yang istimewa dan sangat penting untuk beberapa orang seluruh Indonesia terutama jawa timur. Sarang burung walet terbuat dari air liur burung walet yang dianggap mempunyai bermanfaat untuk kesehatan. Sarang tersebut biasanya digunakan untuk membuat sop dan sebagian besar sarang yang menghasilkan di Indonesia diekspor ke negara China terutama Hong kong.

Membeli Rumah Yang Sudah Disarangi Walet

Burung walet mula-mula membuat sarangnya di atap gua, sehingga untuk mengambil sarang burung walet sangatlah sulit dan berbahaya. Burung walet juga membuat sarang di dalam rumah-rumah yang kosong. Oleh sebab itu orang-orang membeli rumah yang sudah disarangi oleh sekelompok burung walet, kemudian rumah itu dirubah menjadi rumah peternakan sarang burung walet.

Karena budidaya burung walet di dalam rumah-rumah kosong adalah metode yang sangat efektif untuk menghasilkan sarang tersebut, orang-orang mulai membuat gedung khusus untuk budidaya sarang burung wallet.

Faktor yang sangat penting untuk budidaya sarang burung walet

Ada beberapa faktor yang sangat penting untuk budidaya sarang burung walet, yaitu: lokasi, iklim, kondisi lingkungan, bentuk bangunan, faktor makanan serta teknik memancing walet. Semua faktor ini sangat penting untuk keberhasilan budidaya sarang burung walet. Di samping itu, gedung burung walet harus seperti gua liar karena itulah habitat asli burung walet.

Baca :  Daftar Harga Sarang Walet Dan Sriti

Tiga Macam Pemilik Budidaya Rumah Burung Walet

Dalam budidaya sarang burung walet ada tiga golongan pemilik gedung walet, yaitu golongan atas, golongan menengah dan golongan karyawan. Golongan karyawan yang mempunyai gedung kecil dan teknologi yang kurang maju karena mereka tidak memiliki cukup modal. Selain itu golongan ini juga membangun gedungnya di wilayah dimana mereka tinggal dan senang menghasilkan sarang burung seriti yang harganya sarang jauh lebih murah dari pada sarang burung walet, karena sarangnya memberikan penghasilan yang cukup bagi mereka.

Pemilik dari golongan menengah juga membangun gedung walet di wilayah tempat tinggal mereka dan juga senang menghasilkan sarang burung sriti, tetapi golongan menengah membangun gedung lebih besar daripada golongan karyawan dan mempunyai pengetahuan dan teknologi yang lebih maju seperti tweeter sistem dan desain gedung. Sedangkan golongan atas juga mempunyai pengetahuan dan teknologi yang maju, mungkin lebih maju daripada golongan menengah, tetapi golongan atas
tinggal di kota besar dan membangun gedung walet di daerah manapun yang paling cocok untuk budidaya sarang walet.

Baca :  Tips Sukses Budidaya Ternak Burung Walet Secara Modern

Di samping itu, tujuan golongan atas adalah menghasilkan sarang burung walet saja, bukan sarang burung seriti. Sehingga mereka sering menukar telur burung sriti dengan telur burung walet dan menunggu lama sampai panen, karena mereka menginginkan sarang burung seriti untuk ditukar telurnya./dande