Toga, Herbal & Kesehatan

Teknik Dasar Pencegahan Penularan dan Penyelamatan Diri dari Covid-19

Cara paling efektif untuk mencegah infeksi menular COVID-19

Covid-19 merupakan hal baru dalam dunia kesehatan. Belum terlalu banyak penelitian tentang virus ini. Masih terlalu sedikit informasi mengenai jenis virus baru ini. Anti-virus nya pun masih dikembangkan. Namun belum berarti kita pasrah menerima keadaan ini. Kita tetap harus melakukan pencegahan. Ingat, mencegah lebih baik dari pada mengobati.

 

Orang muda dan sehat umumnya rendah kemungkinan terjadi komplikasi. Jika terjangkit Covid-19, mungkin mengalami gejala ringan dan segera pulih dalam beberapa minggu. Bahkan ada kondisi dimana terinfeksi namun tidak menimbulkan gejala apapun. Orang ini berperan sebagai carrier. Oleh karena itu penting untuk tetap jaga jarak interaksi social untuk menghindari penyebaran ke individu lain. Karena kita tidak tahu mana yang carrier atau bukan.

 

Baca juga:

Bahan-Bahan Antiseptic yang Terkandung dalam Produk Dettol

Cara Menjaga Kesehatan Sistem Imun dan Mencegah Infeksi Penyakit

Jus Jahe Bikin Sehat dan Banyak Khasiat

Work Form Home (WFH) Dapat Meminimalisir Penyebaran Covid-19

Orang yang lebih tua umumnya memiliki kondisi kesehatan yang kurang, seperti memiliki penyakit diabetes, penyakit jantung, atau darah tinggi. Orang-orang inilah yang rentan terinfeksi Covid-19, bahkan berpotensi meninggal. Oelh karena itu, disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan untuk menghindarinya.

Pencegahan yang dilakukan tidak selalu mengeluarkan biaya. Ada beberapa pencegahan ringan tanpa biaya yang bisa dilakukan setiap orang. Tindakan pencegahan sangatlah penting dilakukan pada masa peningkatan resiko. Dilansir Diet Doctor, berikut adalah teknik dasar dalam pencegahan Covid-19

 

Cuci tangan dengan benar

Kelompok virus corona dapat dibunuh dengan cara mencuci tangan dengan benar selama 20 detik dengan sabun. Jika tidak memungkinkan, dapat menggunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol lebih dari 60%

 

Tidak merokok

Para perokok memiliki resiko tinggi terinfeksi. Jika terinfeksi, umumnya menderita komplikasi yang parah. Tidak perlu banyak mencari alasan untuk berhenti merokok, kondisi seperti ini menjadikan kita untuk semakin menekankan pentingnya berhenti merokok.

 

Tidur cukup dan berkualitas

Pada umumnya, tidur merupakan hal penting dalam menjaga kesehatan. Selain itu mendapatkan manfaat bagi sistem imun. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang menderita insomnia memiliki respon sistem imun yang kurang sehingga mudah terinfeksi, bahkan rentan sakit flu.

Jadi mulai benahi pola tidur, patuhi jadwal tidur kita. Hindari gadget di malam hari menjelang tidur malam, bisa dengan mencari kegiatan lain seperti membaca buku.

 

Olahraga rutin dan tepat

Jurnal yang diterbitkan Frontier in Immunology pada 2018 menunjukkan bahwa orang yang berolahraga rutin cenderung beresiko rendah terinfeksi daripada mereka yang tidak berolahraga rutin. Namun, tetap pada pola yang cukup tidak berlebihan. Orang yang berlebihan dalam berolahraga (olahraga berat > 1.5 jam) malah berakibat menurunkan fungsi sistem imun sehingga lebih rentan terinfeksi. Tetap aktif berolahraga namun jaga porsinya. Disaat seperti ini, sebisa mungkin hindari alat olahraga bersama menghindari penularan melalui permukaan. Kita bisa olahraga ringan di dalam rumah, atau memiliki alat olahraga pribadi.

 

Manajemen stress

Di kehidupan sehari-hari ada beberapa situasi yang membuat kita stress. Konsisi stress inilah yang dapat menurunkan fungsi kerja sistem imun. Kita mungkin tidak bisa menghilangkan stress dengan singkat. Namun kita dapat mengambil alih tindakan untuk mengendalikan respon terhadap stress. Bisa dengan meditasi, latihan kesadaran, atau keluar dan berjalan-jalan menikmati pemandangan sekitar. Itu semua adalah kegiatan yang ringan dan tidak membutuhkan biaya banyak. Lakukan apapun yang membuat kita senang, asalkan kegiatan yang positif.

 

Jika anda peminum alcohol, mulailah tinggalkan

Beberapa orang melampiaskan stress dengan minum alcohol, ketimbang memilih kegiatan yang sehat seperti meditasi, jalan-jalan, dan lainnya.  Penelitian menunjukkan bahwa peminum berat memiliki resiko tinggi terinfeksi dan komplikasi, bahkan kematian akibat covid-19.

Beberapa ahli menganjurkan untuk membatasi banyaknya konsumsi harian alcohol. Untuk laki-laki 2 minuman, sedangkan perempuan 1 minuman. Perlu diingat bahwa menjalankan gaya hidup rendah karbohidrat dapat menurunkan toleransi tubuh terhadap alcohol, jadi perlu disesuaikan dengan asupan tubuh anda.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close