Toga, Herbal & Kesehatan

Minuman Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes

Pantangan Minuman Penderita Penyakit Diabetes

Penderita diabetes dituntut selalu waspada akan apa yang dimakan dan diminumnya. Tahu berapa jumlah kalori yang dikonsumsinya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap kadar gula darah. Itu merupakan dasar penting yang harus dipahami.

Dengan memilih minuman yang tepat, dapat membantu penderita untuk menghindari efek samping yang tidak menyenangkan, mengendalikan gejala, dan menjaga berat badan yang sehat.

 

Minuman Terbaik 

Mutlak untuk penderita diabetes memilih minuman yang rendah kalori, bahkan zero-kalori. Perlu diingat bahwa minuman rendah kalori pun dalam mengkonsumsinya harus dengan bijak, baik di dalam rumah maupun di kedai atau restoran. Dilansir Heathline, berikut adalah pilihan terbaik untuk penderita diabetes :

Baca juga:

Hidup Sehat Mulai Kurangi Gula Penyebab Diabetes

Cara Menyembuhkan Diabetes dan Menurunkan Kolestrol Dengan Daun Salam

Jamur Tiram Ampuh Atasi Diabetes

 

Air putih

Keadaan dehidrasi dapat meningkatkan kadar gula darah. Ketika penderita dehidrasi, air putih merupakan pilihan terbaik untuk menghidrasi tubuh. Mengapa? Karena air putih tidak akan meningkatkan kadar gula darah.

Minum air putih yang cukup, tubuh akan mengeliminasi kelebihan glukosa melalui urin. Cukupi kebutuhan air putih, setidaknya 13 gelas per hari untuk laki laki dam 9 gelas untuk perempuan. Orang non-diabetes pun dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan air.

Baca Juga :  Pengertian Kembang Bokor dan Manfaatnya

Jika terlalu bosan dengan air putih yang tidak berasa dan kurang menarik perhatian, kita bisa berkreasi dengan menambahkan sepotong lemon atau jeruk ke dalam air putih, menambahkan herbal (seperti daun mint atau basil), atau juga bisa dengan menambahkan rasberri beku.

Teh

Teh hijau memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh secara umum. Dan juga mampu menurunkan tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol LDL.

Tak masalah kita memilih teh hijau, hitam, atau herbal. Yang perlu diingat, hindari konsumsi teh dengan pemanis. Agar lebih terasa segar, kita dapat menambahkan irisan lemon ke dalam teh.

Kopi

Hasil penelitian tahun 2012 yang diterbitkan care.diabetesjournals.org menyatakan bahwa minum kopi dapat menurunkan resiko terkena diabetes tipe 2. Pada penelitian tersebut orang yang minum kopi 2 sampai 3 gelas per hari menurunkan resiko. Kopi yang dimaksudkan di sini adalah kopi yang berkafein dan non-kafein. Jika tubuh tidak toleran terhadap kafein, bisa memilih kopi non-kafein.

Sama seperti teh, kopi yang diminum tanpa pemanis. Penambahan susu, krim, atau pun gula dapat meningkatkan kalori dan tentunya mempengaruhi kadar gula darah.

Baca Juga :  Hindari Makanan Yang Membuat Kita Tambah Bodoh, Yuk Cari Tau

Jus sayuran

Sebagian besar jus buah mengandung gula. Sebagai alternative, kita dapat membuat jus tomat atau sayuran lainnya. Bisa juga dicampur dengan sayuran berdaun hijau, seledri, atau timun.

Susu rendah lemak

Produk susu mengandung mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, juga mengandung karbohidrat. Untuk mengatasinya, kita dapat memilih susu tanpa pemanis, rendah lemak, atau skim. Dalam mengkonsumsi susu, perlu dibatasi hanya 1 atau 2 gelas per hari.

 

Minuman Terburuk

Secara sederhana, hindarilah sebisa mungkin minuman yang mengandung gula. Tujuannya untuk menghindari peningkatan kadar gula darah, dan membatasi jumlah asupan kalori yang kita rencanakan.

 

Soda

Soda merupakan minuman yang paling dihindari oleh penderita diabetes. Rata-rata, satu soda dapat mengandung 40 gr karbohidrat dan 150 kalori. Selain meningkatkan kadar gula darah, soda juga berkaitan dengan peningkatan berat badan dan kerusakan gigi. Tinggalkan soda, pilihlah infused water atau teh.

Minuman berenergi

Minuman berenergi cenderung mengandung kafein dan karbohidrat yang tinggi. Beberapa penelitian menyatakan selain dapat meningkatkan kadar gula darah, juga dapat menyebabkan resistensi insulin. Kondisi ini dapat meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2.

 

Diet soda

Pemanis buatan yang ditemukan pada diet soda dapat berefek negative pada bakteri di dalam sistem pencernaan. Selain itu juga meningkatkan resistensi insulin yang mana dapat menyebabkan bahkan memperburuk diabetes. Tentunya penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Baca Juga :  Cara Menyembuhkan Diabetes dan Menurunkan Kolestrol Dengan Daun Salam

 

Jus buah dengan pemanis

Meskipun jus buah baik untuk kesehatan, namun dengan penambahan pemanis dapat mempengaruhi kadar gula darah. Jika kita sangat menginginkan jus buah, pastikan membuat jus buah murni 100% tanpa tambahan gula.

 

Minuman beralkohol

Jika diabetes sudah merambah pada tekanan darah tinggi atau kerusakan saraf, minuman beralkohol adalah pilihan yang terburuk untuk kondisi tersebut. Alkohol akan terurai menjadi gula, alhasil terjadi lonjakan kadar gula darah.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa seorang laki-laki yang minum alcohol meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2. Sedangkan untuk perempuan, tergantung pada konsumsi tinggi menunjukkan peningkatan resiko untuk pradiabetes atau diabetes tipe 2.

Ketika kita berada dalam situasi memilih minuman, pikirkan secara sederhana. Pilihlah air putih jika memungkinkan. Pilihan lainnya bisa teh tanpa pemanis atau susu skim.

Jika sangat menginginkan sedikit pemanis dalam minuman, cobalah untuk menambahnya dengan herbal harum, irisan buah jeruk, atau cacahan buah beri. Keep it simple and stay healthy.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Baca juga

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close