Hubungan Antara Kurang Tidur dengan Sistem Imun

Diposting pada

Jika anda menginginkan sistem imun yang baik, maka perbaiki pola tidur anda. Itu merupakan cara terbaik yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan system imun.

 

Meskipun begitu, bukan berarti tidur adalah obat untuk penyakit. Namun jika anda memperbaiki pola tidur anda, setidaknya selama 40 kali, itu merupakan salah satu cara yang baik untuk melawan penyakit yang masuk. Bagaimana bisa? perhatikan penjelasan LiveStrong.com berikut:

 

Tidur meningkatkan respon system imun

Dengan tidur, membantu tubuh untuk memproduksi sel T yang mana menjaga tubuh anda dari serangan virus. Tak heran jika tidur dengan nyenyak du malam hari dapat membuat system imun dalam keadaan yang prima, dan siap bertempur melawan pathogen yang masuk.

Tak hanya memproduksi saja, dengan tidur berkualitas dapat meningkatkan fungsi kerja sel T. hal ini dikarenakan hormone stress menurun saat kondisi tubuh anda sedang tidur. Hormone stress dapat menghambat kemampuan kerja sel T dalam membunuh pathogen.

Tidur juga dapat membantu proses produksi protein lain yang juga berperan penting dalam respon kekebalan tubuh. Siklus tidur baik dapat membantu pembentukan sitokin yang perperan membantu system imun merespon antigen dengan cepat.

Baca :  6 Kebiasaan yang Menyebabkan Melemahnya Sistem Imun Tubuh

 

Tidur membantu memori imunologis

Seberapa baik kualitas tidur anda dapat mempengaruhi memori imunologis. Apa itu memori imunologis? Kemampuan system imun mengenali antigen yang sudah ditemukan dan menghasilkan respon imun yang tepat.

Ketika ada pathogen masuk ke dalam tubuh, system imun langsung bekerja dengan cepat membentuk antigen, karena sudah ada rekaman antigen dalam memori imunologis. Kualitas tidur buruk atau kurang tidur data menurunkan respon system imun dalam bekerja.

 

Kurang tidur berakibat rentan terhadap penyakit

Dengan menurunnya kinerja system imun, anda akan lebih rentan sakit. Kemungkinan untuk terserang penyakit menjadi lebih besar.

Kurang tidur mengakibatkan penghalang dan fungsi sel membentuk imunitas menjadi lemah. Scenario terburuknya, penghalang bocor sehingga respon system imun menghadapi infeksi menjadi lambat.

 

Kekurangan tidur kronis mempengaruhi kesehatan jangka panjang

Awalnya mungkin berakibat jangka pendek. Sering sakit kepala, kelelahan dan lain sebagiannya. Namun seiringnya waktu, dapat mengganggu kesehatan secara keseluruhan dan lebih serius. Terdapat penelitian yang menyatakan pola tidur seseorang yang tidak teratur sepanjang umurnya meningkatkan resiko penyakit kardiovaskulas.  Kurang tidur juga dapat meningkatkan resiko obesitas dan diabetes.

Kurang tidur disertai stress dapat memicu peradangan kronis. Aktifitas peradangan dapat menyebabkan beberapa penyakit menjadi lebih parah.

Baca :  Resep Hari Ini Adalah Cara Membuat Ayam Garang Asem

 

Nah itulah 4 akibat yang akan diterima jika anda meneruskan pola tidur yang tidak baik. Mari rubah pola tidur menjadi kegiatan yang baik bagi kesehatan anda. Untuk mengawalinya, ikuti tips berikut ini :

 

Taat pada jadwal tidur anda

Ini tidak hanya dilakukan sekali atau 2 kali, tapi usahakan untuk selalu taat bahkan pada hari libur. Nantinya ini akan menjadi sebuah kebiasaan. Akan lebih mudah jika sudah terbiasa.

 

Kurangi cahaya dan suara

Ciptakan lingkungan yang damai dan tak terlalu bercahaya. Anda bisa menggunakan lampu tidur kecil. Dan juga matikan atau silent gadget anda.

 

Hindari kafein

Bukan berarti anda menghindari sepanjang hari. Namun usahakan 6 jam sebelum tidur untuk tidak mengkonsumsi kafein.