KesehatanPenyakit Kanker

Bajakah Obat Kanker Terbaik Yang Ada di Hutan Kalimantan Suku Dayak

Bentuk Pohon Daun Tanaman Kayu Bajakah Kalimantan Tengah

Hutan Kalimantan kaya akan tumbuhan langka,  banyak menyimpan kebutuhan hidup untuk dimakan dan untuk obat sakit .

Oleh sebab itu jagan terheran heran orang tua zaman dulu umurnya panjang dan kuat. Ketika sakit, alam sudah menyediakan obatnya, salah satunya adalah tanaman Bajakah sebagai Obat Kanker yang sekarang viral sampai ke luar negeri.

Bajakah Obat Kanker  dari Kalimantan Tengah

Bajakah adalah Obat Kanker yang berasal dari tanaman khas Kalimantan Tengah. Bajakah sudah lama dipakai sebagai penyembuh berbagai macam penyakit secara turun-temurun oleh nenek moyang suku Dayak.

Air dari tanaman Bajakah juga sering digunakan sebagai pemuas dahaga ketika sedang haus di hutan.
Warga tinggal memotong batangnya dan meminum air yang keluar dari ujung potongan pada batang.

Tanaman ini tumbuh di lahan gambut hutan pedalaman Kalimantan dan memiliki bentuk batang bersulur. Tumbuh dengan cara merambat. Bahkan, bisa merambat pada ketinggian lima meter hingga ke puncak pohon lain yang dirambatinya.

Nama Bajakah ini “naik daun” setelah terpublikasinya prestasi siswa SMA Negeri 2 Palangkaraya yang diteliti obat yang diklaim dapat menyembuhkan kanker secara total yang kemudian diikutkan dalam perlombaan karya ilmiah internasional dan mendapat medali emas pada kompetisi Life Science di Seoul, Korea Selatan, pada 25 Juli 2019.

Setelah pengujian laboratorium, tanaman Bajakah terbukti mengandung 40 macam zat penyembuh kanker di antaranya saponin, fenolik, steroid, terpenoid, tannin, alkonoid dan terpenoid.”

Konon, tanaman ini hanya ada di Kalimantan Tengah dan tumbuh dalam jumlah terbatas. Tanaman ini kemungkinan besar tidak bisa dibudidayakan karena kandungannya akan berbeda dengan tanaman yang tumbuh di habitat aslinya.

Tumbuhan ini hanya hidup di lokasi rimbun dimana sinar matahari tak banyak masuk karena tertutup rimbunnya hutan.

Mengolah tanaman bajakah menjadi obat kanker

Untuk mengolah tanaman bajakah menjadi obat kanker, prosesnya dilakukan melalui :

  • Pengeringan dengan bantuan matahari.
  • Setelah itu, cacah tanaman yang telah mengering.
  • Kemudian, tumbuk hingga menjadi bubuk dan rebus.
  • Satu gram bubuk bajakah direbus dengan air selama 30 menit dan minum air rebusan tersebut sebagai pengganti air minum setiap hari.
  • Warna rebusan air bajakah seperti teh dan rasa yang hambar.
  • Namun, hanya mengonsumsinya dalam dua bulan mampu menghilangkan tumor.

Rasanya Seperti Air Putih Biasa

Bajakah Harus Lewati Evidence Based Medicine

WALHI Ingatkan Ancaman Eksplorasi Hutan di Kalimantan

Direktur dari Eksekutif WALHI Kalimantan Tengah menyatakan, perlu kehadiran peran pemerintah lebih aktif dalam perlindungan di kawasan tumbuhan obat.

Sesebabkan tumbuhan obat yang tersebar di Indonesia merupakan keanekaragaman hayati yang harus terjaga dengan baik terutama dari sisi budaya masyarakat lokal serta habitatnya. Juga menilai ada ancaman dari eksploitasi dari perizinan pembukaan lahan sawit, tambang, serta industri kehutanan yang ada di Kalimantan.

Apalagi, Indonesia selama ini dikenal sebagai negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia.

Kalimantan memang dikenal di daerahnya banyak hal mistik, tetapi juga perlu dipelajari dan diketahui pula banyak tanaman obat yang hanya ada di Kalimantan, diantaranya Bajakah sebagai Obat Kanker. Kita simak ulasan selanjutnya tentang bentuk daun bajakah kalimantan, obat kanker dari kalimantan, daun bajakah kalimantan, daun pohon bajakah, bajakah kalimantan, bentuk pohon dan daun bajakah, daun tumbuhan bajakah . Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan. Jaga hutan kita, salam.

Tags

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!
Close