Toga, Herbal & Kesehatan

6 Kebiasaan yang Menyebabkan Melemahnya Sistem Imun Tubuh

Penyebab sistem kekebalan tubuh menjadi menurun

Di masa pandemi covid-19, sangatlah penting untuk menjaga sistem imun tubuh tetap kuat. Memperkuat sistem imun dapat dimulai dengan memilih makanan secara tepat dan jga menghindari kebiasaan atau perilaku yang dapat melemahkan sistem imun. Dilansir Health.com berikut adalah 6 kebiasan yang perlu diperhatikan ketika anda sedang memperkuat sistem imun tubuh.

 

Terlalu banyak mengkonsumsi alcohol

Dalam jangka pendek, terlalu banyak mengkonsumsi alcohol dapat melemahkan sistem imun. Makalah yang diterbitkan oleh jurnal Alcohol Research menyatakan bahwa ada hubungan antara alcohol yang berlebih dengan melemahnya sistem imun. Bahkan juga berpengaruh terhadap rentannya terserang penyakit pneumonia, beresiko besar terhadap sindrom stress pernapasan akut (ARDS). Selain itu, dapat meningkatkan resiko sepsis, komplikasi pasca operasi, proses penyembuhan luka yang lemah, serta pemulihan infeksi terjadi lebih lambat.

 

Baca juga:

Pengaruh Imunitas Aktif vs Pasif Pada Pasien Covid-19

Hubungan Antara Kurang Tidur dengan Sistem Imun

Cara Menjaga Kesehatan Sistem Imun dan Mencegah Infeksi Penyakit

Cara Meningkatkan Sistem Imun Secara Alami

Sebab dan Gejala Sistem Imun Menurun

Konsumsi garam yang berlebihan

Tersebar informasi bahwa kelebihan garam dapat mengganggu atau menyebabkan masalah pada retensi cairan dan tekanan darah. Nyatanya tak hanya itu saja, baru-baru ini penelitian dari University Hospital of Bonn yang dilakukan pada manusia dan tikus. Hasilnya, terlalu banyak mengkonsumsi garam dapat mengakibatkan defisiensi atau melemahnya imun. Para peneliti juga menemukan bahwa ketika ginjal membuang kelebihan garam, di sisi lain kemampuan tubuh dalam melawan infeksi bakteri juga berkurang.

Baca Juga :  Resep Ayam Tumis Nanas Lezat Ala Resto

Ini bukan berarti anda tidak mengkonsumsi garam sama sekali. Tubuh juga membutuhkan garam, namun dalam jumlah yang sedikit. Jadi bijaklah dalam mengkonsumsi garam. Batas harian konsumsi garam untuk orang dewasa adalah 5 gram atau 1 sendok teh per hari (2000 mg natrium). Garam terdiri dari 40% natrium dan 60% klorin. Untuk anak-anak tentunya kebutuhannya lebih sedikit. Tidak disarankan memberi garam pada bayi 0-6 bulan.

Anda juga dapat menggabungkan dengan rempah lain untuk mengurangi penggunaan garam yang terlalu banyak. Untuk makanan instan usahakan selalu perhatikan label makanan yang mana selalu mencatat berapa banyak sodium yang terkandung.

 

Konsumsi gula yang berlebihan

Mengurangi kelebihan gula adalah cara yang tepat untuk beberapa alas an. Salah satunya, untuk mendukung kerja sistem imun. Peneliti mencoba untuk memberikan beberapa orang 100 gram gula setelah semalaman berpuasa dan diamati pengaruhnya terhadap sistem imun. Hasilnya, sistem imun mengalami penurunan kemampuan untuk menelan bakteri. Dan itu bertahan hingga 5 jam, dimana 1 dan 2 jam merupakan efek terbesarnya.

Baca Juga :  Manfaat Pepaya Untuk Kecantikan Anda

Ini bukan berarti anda meng-cut seluruh gula, namun jangan terlalu berlebihan. Tetap batasi konsumsi gula anda. Berikut adalah batasan dalam mengkonsumsi gula berdasarkan Kementerian Kesehatan RI :

  • Umur 1-3 tahun = 2 – 5 sendok teh
  • Umur 4-6 tahun = 2.5 – 6 sendok teh
  • Umur 7-12 tahun = 4 – 8 sendok teh
  • Umur > 13 tahun = 5 – 9 sendok teh
  • Lansia = 4 – 8 sendok teh

Konsumsi kafein yang berlebihan

Pada dasarnya kopi dan teh adalah minuman yang sehat dan baik. Mereka mengandung antioksidan yang tinggi, sehingga berperan sebagai anti-inflamasi. Yang menjadikan buruk adalah konsumsi yang berlebihan. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan gangguan pada tidur, dapat meningkatkan inflamasi, dan melemahkan imunitas.

Cara terbaik untuk mendukung kerja sistem imun adalah dengan membuang jauh minuman berkafein tanpa nutrisi yang dibuat dengan gula atau pemanis buatan, seperti soda atau minuman berenergi.

Anda tetap bisa menikmati kopi atau teh dalam porsi yang tepat, namun pastikan setidaknya 6 jam sebelum tidur malam. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari gangguan pada tidur anda.

Baca Juga :  Resep Sop Ayam Klaten ala Pak Min, Hangat dan Segar di Musim Hujan

 

Mengurangi konsumsi serat

Serat sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, juga dapat meningkatkan imunitas dan mood. Jurnal yang ditulis Aurelien Trompette dkk dan diterbitkan dalam laman Immunity menyatakan bahwa asupan serat dan prebiotik yang tinggi dapat membantu fungsi imun menjadi lebih sehat, termasuk perlindungan terhadap virus.

Laman JCSM menerbitkan jurnal yang ditulis oleh Marie-Pierre St-Onge dkk yang mana menyimpulkan bahwa dengan asupan serat yang cukup juga mendukung kualitas tidur menjadi lebih baik.

Asupan serat dapat dipenuhi dari sayuran dan buah-buahan. Kebutuhan serat harian bagi orang dewasa adalah 25 – 30 gram. Konsumsi harian berdasarkan umur :

  • Umur 2-5 tahun = 15 gram
  • Umur 5-11 tahun = 20 gram
  • Umur 11-16 tahun = 25 gram
  • Umur > 17 tahun =30 gram

Konsumsi sayuran hijau yang kurang

Sayuran hijau yang sebagian besar mengandung vitamin A dan C serta folat diketahui dapat membantu fungsi sistem imun. Sayuran hijau juga mengandung komponen bioaktif yang mana dapat melepaskan sinyal untuk mengoptimalkan kerja sistem imun di usus.

Sayuran hijau memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Keberadaanya pun mudah dijumpai.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Baca juga

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close