KesehatanTips Sehat

Tips Menyimpan Bahan Makanan Supaya Awet dan Tahan Lama

Cara mengawetkan makanan dan aman konsumsi

Seringkali kita belanja bahan makanan banyak dan menyimpannya. Ketika menunggu waktunya digunakan, terkadang ada beberapa yang mulai membusuk di dalam kulkas atau lemari penyimpanan. Dan berakhir dibuang.

Kondisi tersebut merugikan dompet maupun lingkungan kita. Tidak hanya sumber daya air dan tanah pun menjadi sia-sia, namun juga menyumbangkan gas rumah kaca dari limbah makanan. Terlihat sepele namun besar dampaknya.

 

Ada berbagai cara untuk mengurangi limbah makanan, seperti perencanaan belanja, memahami masa kadaluarsa, serta penyimpanan makanan yang baik dan tepat. Tidak bisa semua jenis bahan makanan peyimpanannya disama ratakan. Ada perlakuan khusus untuk beberapa bahan.

 

Lantas bagaimana? Ikuti tips dan trik menurut LiveStrong.com berikut :

Baca juga:

Teknologi Sederhana, Kemasan Aktif Pengawet Daging

Tips Mencuci Buah dan Sayur dengan Tepat juga Sehat dan Bebas Pestisida

Tidak Semua Pohon Bajakah Bisa Jadi Obat Kanker, Jenis Ini Jadi Racun

Bahaya Formalin Pada Buah Impor dan Bahaya Pengawetnya Untuk Kesehatan

 

Produk dairy

produk dairy adalah semua produk yang berasal dari susu atau olahan susu. Misalnya keju, cream, mentega, yoghurt, dan lain sebagiannya.

Cara menyimpan produk ini adalah dengan menempatkannya di bagian terdingin di kulkas anda, bukan freezer. Bagian terdingin dari kulkas cenderung di bagian balakang. Hindari menempatkan produk ini di pintu kulkas, karena di bagian suhunya cepat sekali berubah, tidak konsisten karena ada akses besar untuk udara hangat dari luar masuk ke dalam ketika pintu dibuka.

 

Untuk keju keras, anda bisa membungkusnya dengan kertas roti lalu bungkus lagi dengan plastic wrap untuk menjaga kesegarannya.

Baca Juga :  Pengertian Kacang-Kacangan dan Jenisnya

Keju lunak seperti cottage dan ricotta tidak bertahan lama, harus segera dikonsumsi setelah kemasan dibuka. Masa konsumsi sekitar satu minggu setelah kemasan dibuka.

 

Beri-berian

Kelompok buah berry terdiri dari strawberi, blueberry, blackberry, raspberry, dll. Penyimpanan kelompok buah berry yang tepat adalah masukkan ke dalam kotak makan dalam keadaan belum dibasuh. Satu kotak makan untuk satu jenis berry, jangan dicampur. Kemudian simpan di dalam kulkas. Jika anda ingin mengkonsumsinya, cukup cuci buah dengan air dingin.

Masa simpan berry berbeda-beda. Blueberry tahan sekitar 10 – 14 hari, blackberry 3 – 6 hari, raspberry sekitar 2 hari, sedangkan strawberry sekitar 3 hari. Usahakan untuk mengkonsumsinya segera sebelum busuk.

 

Tomat

Tomat lebih baik disimpan terbuka di suhu ruangan, suhu dingin dapat merusak rasa tomat. Untuk menjaga kualitas dan rasa tomat hindari menyimpannya di kulkas.

Jika anda ingin menyimpannya dalam kulkas, masukkan ke dalam kotak makan. Pisahkan dengan sayur lain, karena tomat cenderung sensitive tercemar oleh sayur atau buah lain.

 

Jahe

Belilah jahe seperlunya sesuai dengan kebutuhan anda untuk menghindari pemborosan. Cara menyimpan yang baik adalah simpan dalam keadaan kering, tidak dikupas, dan bungkus dengan plastic wrap atau paper towel. Jika anda menyimpannya dengan baik, jahe bisa bertahan 2 hingga 3 minggu di dalam kulkas.

 

Alpukat

Buah alpukat belum matang bisa matang di suhu ruangan sekitar 4 sampai 5 hari. Untuk memperlambat proses pematangan, anda bisa meletakkannya di dalam kulkas.

Baca Juga :  Waktu Yang Tepat Merebus Sayuran

Jika anda terlanjur memotong buah alpukat yang belum matang, taburi dengan air jeruk nipis atau lemon atau bisa juga dengan dilapisi sedikit cuka. Kemudian masukkan ke dalam kotak makan dan dinginkan.

Alpukat bisa juga disimpan di dalam freezer. Bagaimana caranya? Harus dalam keadaan sudah dihaluskan. Pertama cuci alpukat, kupas, lalu tambahkan 1 sendok makan air jeruk nipis atau lemon untuk 1 buah alpukat. Kemudian haluskan dengan blender atau alat lainnya. Simpan dalam kotak makan, masukkan ke dalam freezer. Ini bisa bertahan hingga 5 bulan.

 

Sayuran berdaun hijau

Sebelum menyimpan dalam kulkas, masukkan paper towel ke dalam kotak makan, baru kemudian masukkan sayuran. Paper towel bertugas untuk menyerap kelembaban berlebih, sehingga sayur lebih tahan lama. Jangan menyampur beberapa sayuran dalam kotak makan. Simpanlah terpisah. Penyimpanan ini dapat membantu sayuran bertahan hingga 1 minggu.

 

Kacang-kacangan dan biji-bijian

Bahan makanan ini mengandung minyak alami yang mana baik untuk kesehatan jantung, namun tidak untuk umur simpannya. Jika disimpan terlalu lama minyak dapat berubah menjadi tengik sehingga merusak kualitasnya. Untuk menghindari hal tersebut, anda bisa menyimpannya dalam kotak makan lalu masukkan ke dalam kulkas. Suhu dingin dapat memperpanjang umur simpannya.

 

Telur

Sama seperti produk dairy, hindari menyimpan telur di rak pintu kulkas. Perubahan suhu yang cepat dapat merusak kualitas telur. Simpanlah di bagian terdingin. Telur dapat bertahan 3 hingga 5 minggu di dalam kulkas, di bagian terdinginnya bukan di pintunya.

 

Tepung

Tepung berbahan padi-padian dan kacang-kacangan lebih rentan teroksidasi dibandingkan jika keadaan utuh, karena luas permukaan tepung lebih besar.

Baca Juga :  10 Macam Racun Ganas yang Pernah Digunakan Membunuh Nyawa Manusia

Idealnya tepung disimpan dalam kotak makan dan diletakkan di dalam freezer. Namun anda juga bisa menyimpannya di dalam kulkas di bagian terdingin.

 

Padi-padian

Padi-padian dalam keadaan utuh lebih awet daripada keadaan tepung. Cara meyimpannya pun mudah. Cukup masukkan ke dalam dalam wadah tertutup dan simpan di suhu ruangan. Umur simpannya bisa bertahan hingga 6 bulan.

 

Kentang

Kentang menyukai tempat yang kering dan gelap. Simpanlah dalam platik atau kantong kertas berlubang, letakkan di tempat gelap dan suhu normal. Suhu panas dapat mempercepat proses kecambah. Sedangkan suhu dingin (kulkas) cepat mengubah pati dalam kentang menjadi gula, sehingga warnanya berbuah dan aromanya menjadi manis. Ruang penyimpanan kentang harus berventilasi baik dapat memperpanjang umur simpannya hingga 3 minggu.

 

Bawang putih

Sama seperti kentang, bawang putih suka tempat kering dan gelap. Simpan dalam wadah berlubang dan letakkan di tempat yang gelap. Hindari menyimpan di dalam kulkas karena dapat mempercepat berjamur.

 

Bawang merah

Bawang merah baiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan gelap. Perhatikan juga untuk menjaga sirkulasi udara berjalan dengan baik. Hindari menyimpan di dalam kantong plastic atau di kulkas. Jangan simpan dalam 1 tempat dengan kentang atau bahan makan yang bersifat melepaskan kelembaban. Jika sudah dikupas, bawang merah harus disimpan di kulkas.

Demikain tadi cara menyimpan bahan makanan segar agar tahan lebih lama baik di kulkas atau di dapur anda. semoga bermanfaat. Selamat mencoba.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close