Kandungan Tetes Tebu dan Manfaatnya di Industri Peternakan dan Pertanian

Diposting pada

Molase atau lebih dikenal dengan tetes tebu sangat berperan dalam industry peternakan dan pertanian. Tetes tebu berasal dari sisa proses pengkristalan gula pasir. Kandungan tetes tebu mengandung gula dalam bentuk glukosa dan fruktosa, sehingga tidak dapat dikristalkan. Walaupun hanya limbah atau produk samping, namun tetes tebu banyak dimanfaatkan. Contohnya sebagai bahan campuran pakan ternak, fermentasi  oakan dan kotoran ternak, dll.

Tetes tebu dihasilkan dalam bentuk cair seperti sirup manis dan bewarna hitam. Kadar airnya kurang lebih 15 – 25 %. Kandungannya kaya akan sumber energi (gula). Tak heran jika hingga kini  banyak dimanfaatkan di bidang pertanian dan peternakan. Sebagai bahan tambahan pakan ternak, tetes tebu memiliki nutrisi dan dizi yang baik.

Kandungan Tetes Tebu

KandunganJumlah (%)
Protein kasar3.1
Serat kasar0.6
BETN83.5
Lemak kasar0.9
abu11.9

Manfaat Untuk Campuran Pakan Ternak ruminansia

Berdasarkan penelitian, 5% tetes tebu yang dicampurkan pada pakan ternak ruminansia dapat meningkatkan bobot badan ternak. Namun, jika yang diberikan lenih dari 5% akan mengakibatkan dampak negative berupa berkurangnya peningkatan bobot badan. Hal ini dikarenakan energy pakan yang dihasilkan terlalu tinggi. Pada penelitian ini pakan ternak yang digunakan adalah campuran dari jagung, dedak padi, tepung ikan, dan rumput gajah. Atas dasar penelitian ini, tetes tebu sering dicampurkan sebanyak 2 – 5% ke dalam pakan ternak untuk meningkatkan bobot hewan ternak.

Baca :  Masa Panen dan Cara Memanen Sarang Walet

Baca juga : 

Tetes Tebu / Molases Kaya Nutrisi Untuk Ternak Ruminansia dan Campuran Pelet

Cara Pembuatan Urea Molases Dari Tetes Tebu Untuk Penggemukan Ternak

Pentingnya Suplemen Tetes Tebu Pada Usaha Peternakan

Urea molasses block (UMB) merupakan salah satu contoh penggunaan tetes tebu dalam ransum pakan. UMB adalah inovasi yang baik dan dibutuhkan dalam peternakan, karena mengandung sumber protein, energy, dan mineral. Dalam pembuatan UMB diperlukan tetes tebu sebagai sumber energy, pupuk urea sebagai sumber nitrogen (protein), dan pengisis berupa dedak padi, gandung, bungkil kelapa. Bungkil biji kapuk. Agar lebih keras ditambahkan bentonit dan tepung batu gamping. Sebagai bahan tambahan dicampurkan garam dapur dan mineral campuran.

 

Manfaat Tetes Tebu Untuk Ternak Ruminansia

  • Meningkatkan palatabilitas (tingkat kesukaan) ransum, meliputi aroma dan rasa,
  • Meningkatkan nafsu makan,
  • Meningkatkan aktivitas mikroba ramen,
  • Mengurangi ransum berdebu,
  • Sumber energy,
  • Meningkatkan bobot ternak,
  • Sebagai perekat pembuatan pellet,

Cara Menggunakan

  • Tetes tebu maksimal 15% dicampurkan ke dalam ransum
  • Untuk unggas, campurkan tetes tebu maksimal 5% ke dalam air minum.

Tetes Tebu dapat Menggemukan Ternak

  1. Meningkatkan nafsu makan ternak

Berdasarkan penuturan dokter ternak, yang manjadi faktor utama adalah protein. Protein memiliki pengaruh yang besar terhadap pertambahan berat badan, mengingat fungsinya sebagai unsure pembentuk jaringan tubuh.

  1. Sumber energy esensial ternak
Baca :  Mengenal Perhimpunan Tani Porang Nusantara (PERTAPA NUSA)

Pada kondisi iklim yang kurang baik, energi pada pakan tidak digunakan sebagai pertumbuhan namun sebagai pengganti energy tubuh yang telah hilang. Oleh karena itu penambahan tetes tebu yang merupakan sumber energy esensial perlu ditambahkan sebagai penambah energi.

Demikian tadi Kandungan Tetes Tebu dan Manfaatnya di Industri Peternakan dan Pertanian, semoga bisa jadi insipirasi peternak dan petani.