Pertanian

Mengenal Jamur Tiram, Pleurotus ostreatus

Pleurotus ostreatus adalah nama latin jamur tiram. Jamur ini termasuk dalam kelompok Basidiomycota. Disebut jamur tiram karena bentuk tajuknya menyerupai kulit tiram. Berwarna putih berbentuk setengah lingkaran. Di alam bebas, jamur tiram putih biasa ditemukan pada batang-batang kayu yang sudah lapuk. Mungkin karena itu, jamur tiram sering disebut jamur kayu.

Baca Juga :  Perbedaan Hasil Penggunaan Pupuk Organik Dan Pupuk Kimia

dari sumber Agropedia Indonesia, menjelaskan bahwa usaha budidaya jamur tiram, seringkali mengalami kegagalan karena teknik dan cara budidaya yang salah. Meskipun gampang-gampang susah, perlu diperhatikan faktor-faktor seperti lingkungan, kebersihan, serta konsistensi selama perawatan. Faktor-faktor tersebut tidak bisa dipenuhi dengan baik maka hasilnyapun kurang optimal bahkan besar kemungkinan berpotensi mendatangkan kegagalan budidaya.

Baca Juga :  Demi Swasembada Pangan, Kemitraan Wajib Untuk Petani

Jamur tiram putih berwarna putih agak krem dengan diameter tubuh 3-14 cm. Jamur tiram memiliki miselium. Tubuh buah jamur inilah yang bernilai ekonomis tinggi serta menjadi tujuan dari budidaya. Teknik budidaya jamur tiram mulai dari persiapan hingga pasca panen sangat perlu diperhatikan agar pelaku usaha budidaya benar-benar memahami sehingga lebih menguasai dalam pemeliharaan maupun pengendalian hama jamur tiram.

Baca Juga :  Kunci Sukses Mengambil Peluang Usaha Memproduksi Tanaman Sayur Sayuran

Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk memulai usaha budidaya jamur tiram cukup murah dan bisa dilakukan bertahap. Bagian tersulit adalah membuat baglog, media tanam yang telah di inokulaikan dengan bibit jamur.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close