Toga, Herbal & Kesehatan

Bahan-Bahan Antiseptic yang Terkandung dalam Produk Dettol

Antiseptik merupakan bahan pembunuh bakteri dan virus yang digunakan di tubuh

Dettol merupakan brand dari UK yang memproduksi berbagai pembersih antiseptic. Mereka mengklaim bahwa produk mereka dapat membunuh 99.9% kuman. Kuman yang dimaksud di sini adalah bakteri, jamur, dan virus.

Produk dettol biasanya mengandung chloroxylenol BP yang berasal dari modifikasi antiseptic phenol. Bahan aktif ini merupakan kunci utama dari komposisi dettol sebagai antiseptik. Produk dettol mengandung 4.8%  chloroxylenol BP.

Selain itu, produk dettol juga mengandung isopropyl alcohol, minyak pinus, sabun minyak jarak, pewarna karamel, dan air. Bahan-bahan ini berperan sebagai pelarut dalam air dan memberi warna.

 

Komposisi Dettol antiseptic

  • Chloroxylenol BP (antiseptic, desinfektan)
  • Isopropyl alcohol (antiseptic)
  • Minyak pinus
  • Sabun minyak jarak
  • Pewarna karamel
  • Air

 

Chloroxylenol BP

Bahan aktif ini dapat membunuh bakteri, jamur, dan beberapa virus sehingga dapat digunakan sebagai antiseptic atau desinfektan. Perusahaan mengklaim bahwa Dettol dapat membunuh jenis virus corona, namun untuk virus corona baru atau Covid-19 belum dilakukan pengujian keefektivitas produk.

Baca Juga :  Hujan Hujan Bikin Soto Meriang, Habis Makan Pedasnya Bikin Meriang

Kabar baiknya, Badan Lingkungan Nasional Singapura mengkatagorikan beberapa produk rumah tangga Dettol dapat dipakai untuk mensterilkan tempat yang kemungkinan terkontaminasi virus corona baru. Beberapa produk yang disebutkan adalah :

  1. Dettol anti-bacteria surface cleanser trigger spray
  2. Dettol antiseptic disinfectant liquid
  3. Dettol antiseptic germicide
  4. Dettol healthy clean bathroom
  5. Dettol healthy clean kitchen

Seperti desinfektan lainnya, chloroxylenol juga memiliki efek samping pada beberapa orang berupa iritasi pada kulit. Iritasi yang dialami cenderung ringan. Selain itu juga dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Hubungi klinik atau dokter jika dalam penggunaan dettol terjadi gejala berikut ini :

  • Ruam atau gatal-gatal, pembengkakan pada wajah, mulut, dan tenggorokan atau lidah
  • Dada terasa sesak dan kesulitan bernapas
  • Kulit kemerahan, terbakar, melepuh, atau mengelupas

 

Isopropyl Alcohol

Bahan ini memiliki sifat antiseptic, sehingga Dettol menempatkannya pada produk sebagai antiseptic kedua. Bahan ini memiliki sifat khas yaitu : bau yang kuat, tanpa warna, mudah terbakar. Dengan berbagai sifat yang dimilikinya, membuatnya mampu untuk membunuh bakteri dan virus.

Baca Juga :  Cara Cantik Tanpa Riasan

Umumnya bahan ini sering digunakan untuk desinfektan alat medis seperti stetoskop. Bahan ini tidak bisa membunuh spora jamur, sehingga tidak dapat digunakan untuk sterilisasi. Oleh karena itu Dettol menggunakan chloroxylon dan juga isopropyl alcohol untuk membunuh bakteri, jamur, dan virus. Kedua bahan tersebut berbagi peran dalam menjalankan tugasnya.

 

Minyak Pinus

Cone, ranting, dan jarum pohon pinus dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan minyak pinus. Karena sifatnya sebagai minyak, ketika dilarukan dalam air tidak bisa larut atau membentuk larutan keruh. Kekeruhan ini juga terjadi jika Dettol dilarutkan.

Minyak pinus diyakini sebagai antiseptic dan desinfectan ringan. Banyak kegunaan minyak pinus dalam kehidupan sehari-hari seperti sabun mandi, minyak mandi, dan minyak essensial sebagai aromaterapi.

Baca Juga :  Membersihkan Wajah Dengan Menggunakan Cuka Apel

 

Sabun Minyak Jarak

Sabun minyak jarak terbuat dari minyak biji jarak dan mengandung asam risinoleat dengan konsentrasi tinggi. Asam risinoleat berperan dalam menahan bahan aktif lain dalam Dettol dalam larutan kohesif, seingga dapat dilarutkan dalam air dalam penggunaannya.

 

Pewarna Karamel dan Air

Pewarna berfungsi sebagai pewarna produk, sehingga produk terlihat berwarna kuning kecoklatan. Sedangkan air berfungsi sebagai pelarut untuk mengikat bahan bahan lainnya.

Produk-produk Dettol aman digunakan pada kulit tapi cukup kuat, karena memang tugasnya membunuh kuman. Dettol mengklaim formulasi desinfektannya mampu membunuh 99.9% kuman, lemak, dan kotoran pada permukaan tanpa menggunakan bahan keras pemutih.

Dettol hand sanitizer sangat membantu ada ketika anda bepergian atau di luar ruangan. Sanitizer yang dimilikinya mengandung 62% alcohol etanol. Beberapa study menyarankan agar sanitizer mengandung lebih dari 60% bahkan ada yang berpendapat minimal 70%.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close