Berikut adalah langkah-langkah untuk mendirikan PT (Perseroan Terbatas) di Indonesia:
- Menentukan jenis PT yang ingin didirikan PT memiliki beberapa jenis, antara lain PT biasa, PT Terbatas, PT Terbuka, dan PT Terbatas Go Public. Anda harus menentukan jenis PT mana yang ingin didirikan terlebih dahulu.
- Memilih nama perusahaan dan memeriksakan keberadaan nama perusahaan Pilih nama perusahaan yang unik dan sesuai dengan jenis PT yang ingin didirikan. Setelah itu, periksa keberadaan nama tersebut di situs web Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).
- Membuat akta pendirian Setelah nama perusahaan disetujui, Anda harus membuat akta pendirian. Akta pendirian ini berisi identitas pendiri, modal yang disetor, tujuan perusahaan, dan anggaran dasar perusahaan. Anda dapat membuat akta pendirian di hadapan notaris.
- Mengajukan pengesahan ke Kementerian Hukum dan HAM Setelah akta pendirian disahkan oleh notaris, ajukan permohonan pengesahan ke Kementerian Hukum dan HAM melalui SABH. Setelah pengesahan disetujui, Anda akan menerima Surat Keputusan (SK) pendirian PT.
- Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Setelah mendapatkan SK pendirian PT, Anda harus membuat SIUP di instansi terkait. SIUP diperlukan untuk melakukan kegiatan usaha.
- Mendaftarkan NPWP dan PKP Anda juga harus mendaftarkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) jika perusahaan akan memungut PPN.
- Mendaftarkan tenaga kerja PT juga harus mendaftarkan tenaga kerja di instansi terkait seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
Itulah beberapa langkah yang harus diikuti untuk mendirikan PT di Indonesia. Pastikan Anda mematuhi semua peraturan dan persyaratan yang berlaku untuk menghindari masalah di kemudian hari.
Apa syarat-syarat pendirian perusahaan (PT)?
Berikut adalah dokumen dan informasi yang perlu disiapkan bila anda mau mendirikan perusahaan.
Berikut adalah dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan :
- Nama Perusahaan (Anda siapkan 2 atau 3 nama perusahaan bila pilihan pertama ditolak Departemen Hukum dan Ham)
- Bidang Usaha yang Digeluti
- Nama-Nama Pemilik Modal (Minimal Dua Orang)
- Klasifikasi Usaha: Kecil (Rp51 Juta – Rp500 Juta), Menengah (Rp501 Juta – Rp10 M), Besar (Di atas 10 M)
- Persentase Kepemilikan Modal
- Nama Direktur Utama/Direktur (Pimpinan Tertinggi Perusahaan)
- Copy KTP Pemilik Modal
- Kartu Keluarga (bila Direktur Utama/Direktur adalah perempuan)
- NPWP Direktur Utama/Direktur
- Foto Direktur/Direktur Utama ukuran 3×4 2 lembar (4×6 2 lembar untuk wilayah Bogor)
- Surat Keterangan Domisili Usaha
- Copy Bukti Surat Kepemilikan Tempat Usaha dan PBB atau Bukti Sewa-Menyewa Tempat Usaha
- Nomor Telepon Perusahaan
- Denah Lokasi Tempat Usaha (Bila Perusahaan menjadi PKP (Perusahaan Kena Pajak)
Itulah beberapa dokumen umum yang perlu Anda persiapkan sebagai syarat pendirian perusahaan sebelum Anda mendapatkan akte perusahaan, NPWP perusahaan, SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan).
PAKET UMUM PELAYANAN PENGURUSAN PENDIRIAN PERUSAHAAN
Untuk mengurus pendirian perusahaan, umumnya biro jasa pengurusan pendirian perusahaan menyiapkan beberapa paket yang bisa anda pertimbangkan. Ada Paket A, B, C, dan D. Apa saja yang Anda peroleh pada masing-masing paket, bisa dilihat pada tabel di bawah ini.
| NO. | NAMA DOKUMEN | PAKET A | PAKET B | PAKET C | PAKET D |
| 1. | Akte Notaris | X | X | X | X |
| 2. | Surat Keterangan Domisili Usaha | – | X | X | X |
| 3. | SK Menteri Hukum dan HAM | X | X | X | X |
| 4. | NPWP Perusahaan | X | X | X | X |
| 5. | SIUP | X | X | X | X |
| 6. | TDP | X | X | X | X |
| 7. | PKP (Pengusaha Kena Pajak) | – | – | X | X |
| 8. | Izin Lain | – | – | – | X |
Sedang dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat pendirian perusahaan . Beda paket beda dokumen yang dibutuhkan, lihat tabel di bawah ini.
| No. | Informasi | Paket A | Paket B | Paket C | Paket D |
| 1. | Nama Usaha (2 atau 3 opsi) | X | X | X | X |
| 2. | Domisili Usaha | X | X | X | X |
| 3. | Bidang Usaha | X | X | X | X |
| 4. | Nama-Nama Pemilik Modal (Minimal Dua Orang) | X | X | X | X |
| 5. | Klasifikasi Usaha: Kecil (Rp51 Juta – Rp500 Juta), Menengah (Rp501 Juta – Rp10 M), Besar (Di atas 10 M) | X | X | X | X |
| 6. | Modal Dasar (Rp) | X | X | X | X |
| 7. | Modal Disetor | X | X | X | X |
| 8. | Persentase Kepemilikan Modal | X | X | X | X |
| 9. | Nama Direktur Utama/Direktur (Pimpinan Tertinggi) | X | X | X | X |
| 10. | Copy KTP Pemilik Modal | X | X | X | X |
| 11. | Kartu Keluarga (bila Direktur Utama/Direktur adalah perempuan) | X | X | X | X |
| 12. | NPWP Direktur Utama/Direktur | X | X | X | X |
| 13. | Foto Direktur/Direktur Utama ukuran 3×4 2 lembar (4×6 2 lembar untuk wilayah Bogor) | X | X | X | X |
| 14. | Surat Keterangan Domisili Usaha | X | X | X | |
| 15. | Nama Komisaris | X | X | X | X |
| 16. | Fotocopy KTP Komisaris | X | X | X | X |
| 17. | Copy Bukti Surat Kepemilikan Tempat Usaha dan PBB atau Bukti Sewa-Menyewa Tempat Usaha | X | X | X | X |
| 18. | No. Telepon Usaha | X | X | X | X |
| 19. | Denah Lokasi Tempat Usaha (Bila Perusahaan menjadi PKP (Perusahaan Kena Pajak) | X | X | ||
| 20. | Surat Kuasa (Bila penandatanganan akta pendirian dikuasakan kepada orang lain) | X | X | X | X |
Demikian syarat-syarat dan dokumen yang diperlukan pendirian perusahaan PT semoga bermanfaat.




