Ekonomi

RI Adakan Pertemuan ASEAN Untuk Dorong Agro dan Kehutanan

Indonesia memperjuangkan sektor agro dan kehutanan di tingkat kawasan dan internasional guna mendorong peningkatan ekspor.

Sekedar diketahui, agro Indonesia yang paling menonjol ekspornya adalah Kelapa Sawit, Karet, Kopi, Kakao, Perikanan, Rumput Laut dan lain sebagainya.

“Langkah ini bertujuan untuk mengurangi atau menghapus hambatan bagi produk agro-kehutanan/green product yang menjadi kontributor bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan sekaligus berperan menurunkan tingkat kemiskinan di berbagai negara kawasan,” tegas Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi pada Pertemuan ASEAN Economic Ministers’ (AEM) Retreat ke-20 pada 26-27 Februari 2014, di Singapura.

Baca Juga :  Cara Mudah Membuat Pot Hidroponik dari Botol Plastik dan Tanaman Cepat Subur

Selain itu, kata dia, pemimpin ASEAN sepakat mendorong pengembangan usaha kecil (UKM) serta penguatan hubungan eksternal dan kerja sama kemitraan.

Baca Juga :  PT Pupuk Indonesia (Persero) Perlihatkan Pencapaian Optimal Industri Agrobisnis

Kesepakatan itu menyusul diusulkan Negara Myanmar selaku Ketua ASEAN tahun 2014.

“Prioritas tersebut antara lain pengembangan usaha kecil dan menengah, pembahasan mengenai visi komunitas ASEAN pasca-2015, operasionalisasi kerangka kerja ASEAN untuk pemerataan pembangunan ekonomi (ASEAN Framework for Equitable Economic Development), serta upaya penguatan hubungan eksternal dan kerja sama kemitraan ASEAN,” imbuhnya.

Baca Juga :  Negeri Gemah Ripah Loh Jinawi Menghadapi Pasar Bebas

Pertemuan berlangsung dalam format retreat juga membahas perkembangan kerja sama ekonomi menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan ASEAN Economic Community (AEC) tahun 2015. (olo)

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close