BawangPertanian

Meningkatkan Produktivitas Bawang Daun Perlu Dilakukan Pemilihan Bibit Unggul

Budidaya Tanaman Bawang Daun

Bawang daun sangat umum penggunaannya di kalangan masyarakat Indonesia. Biasanya bawang daun digunakan sebagai bahan penyedap rasa. Selain digunakan untuk campuran makanan, bawang daun ternyata juga dapat digunakan sebagai pengobatan atau terapi.

Seiring meningkatnya jumlah pertumbuhan penduduk Indonesia juga mengakibatkan meningkatnya kebutuhan bawang daun. Namun, peningkatan ini tidak disertai dengan peningkatan produksi bawang daun. Bahkan dari tahun ke tahun, produktivitas bawang daun menurun. Hal ini dikarenakan menurunnya luas areal dan produksi bawang daun.

 

Baca juga:

Budidaya Bawang Merah dengan Pupuk PHONSKA, PETROGANIK dan ZA

Manfaat Bawang Putih Untuk Kecantikan

Manfaat Bawang Merah / Red Onion Untuk Ramuan Tradisional

Bajakah Obat Kanker Terbaik Yang Ada di Hutan Kalimantan Suku Dayak

 

Produktivitas hasil pertanian dipengaruhi oleh beberapa faktor, contohnya faktor alam dan tanah. Tanah merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Nurisi tanah ang terus menerus diserap tanaman dapat menurunkan tingkat kesuburan tanah, sehingga perlu terawat dan disuplai nutrisinya.  Sumber nutrisi tambahan tanah adalah pemupukan oleh petani.

Baca Juga :  Kegunaan Asam Batu dan Cara Pengolahannya

 

Cara Meningkatkan Produktivitas Tanaman Bawang Daun

 

Dalam meningkatkan produktivitas bawang daun perlu dilakukan pemilihan bibit unggul, penggunaan pestisida sesuai standart keamanan, dan pemupukan yang tepat. Pemupukan yang tepat memliki peran dalam memicu pertumbuhan tanaman bawang daun cepat dan dalam waktu singkat. Karena tanaman bawang daun yang dikonsumsi adalah daunnya, perlu diperhatikan jenis pupuk yang membantu pertumbuhan daun, contohnya adalah Nitrogen. Tambin (2010) berpendapat bahwa tanaman bawang daun memerlukan pupuk yang mengandung banyak nitrogen untuk memaksimalkan pertumbuhan daun. Selain nitrogen juga dibutuhkan unsure hara mikro yang terkandung dalam pupuk daun. Sehingga daun dapat memperoleh nutrisi yang tidak dapat diperoleh dari pupuk akar.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Manullang dkk (2019) menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi nitrogen dan pupuk daun terhadap panjang tanaman bawang daun berpengaruh nyata hanya pada saat umur tanaman 56 HST. Unsur nitrogen berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan vegetative tanaman, kadar protein, serta perkembangbiakan mikroorganisme. Selain itu nitrogen juga berperan dalam sintesa asam amino dan protein dalam tanaman.

Baca Juga :  Manfaat Pupuk Daun Terhadap Tanaman dan Teknik Menggunakannya

 

Manfaat Pupuk ZA dan Pupuk Urea Pada Pertumbuhan Bawang Daun

 

Pupuk ZA yang digunakan menunjukkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik daripada pupuk urea. Kedua pupuk tersebut sama-sama mengandung nitrogen, yang membedakan adalah pupuk ZA juga mengandung sulfur yang dapat menunjang pertumbuhan tanaman meliputi metabolism nitrogen, aktivitas enzimm dan protein. Tanaman yang kekurangsn sulfur dapat mengakibatkan menurunnya jumlah klorofil dan karotenoid.

 

Kandungan Sulfur Mempengaruhi Rasa Pedas dan Hijau Daun

 

Adanya kandungan sulfur dapat membantu pembentukan butir hijau daun sehingga daun terlihat lebih hijau. Selain itu sulfur juga mempengaruhi rasa kepedasan pada tanaman bawang karena mengandung senyawa alil propel disulfide. Rasa pedas tersebut dipengaruhi aktivitas allinase uang ditunjukkan pada µmol asam piruvat/g. Apabila konsentrasi asam piruvat rendah maka rasa kepedasan rendah.

 

Manfaat Pupuk Nitrogen dan Pupuk Daun  Pada  Budidaya Bawang Daun

 

Selain meningkatkan pertumbuhan tanaman, pemberian pupuk nitrogen dan pupuk daun juga meningkatkan jumlah daun. Pupuk daun memiliki kelebihan mudah diserap oleh tanaman serta mengandung unsure hara yang dapat memenuhi kebutuhan tanaman bawang daun.

Baca Juga :  Budidaya Bawang Daun Secara Intensif dan Cepat Panen

Tanaman bawang daun yang dimanfaatkan bagian daunnya membutuhkan pupuk yang kaya akan unsure nitrogen sehingga dapat memaksimalkan pertumbuhan daun. Dan juga diperlukan pupuk daun sebagai tambahan unsure hara yang diserap daun dapat mengingkatkan luas daun.

Umumnya tanaman kering karena kekurangan unsure hara mikro, nah unsure mikro ini didapatkan dari pupuk daun. Untuk unsure hara makro didapatkan dari pupuk akar. Unsure hara mikro termasuk unsure hara esensial, walaupun dibutuhkan dalam jumlah sedikit namun harus terjaga ketersediaannya. Hal ini dikarenakan unsure mikro memiliki fungsi spesifik dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Dan fungsinya ini tidak bisa digantikan oelh unsure hara yang lainnya.

 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Manullang menunjukkan bahwa kombinasi pupuk nitrogen dan pupuk daun menghasilkan bobot segar total tanaman yang lebih tinggi dibandingkan tanpa diberi tambahan pupuk daun. Sehingga kombinasi pupuk nitrogen dan pupuk daun mampu meningkatkan hasil tanaman bawang daun.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close