Cara Pemeliharaan, Pengendalian Hama, Panen dan Pasca Panen Pada Tanaman Padi

Diposting pada

Sebelumnya kita bahas budidaya padi pada media tanah dengan tambahan pupuk phonska, kini kita lanjut cara  Pemeliharaan, Pengendalian Hama penyakit, Panen dan Pasca Panen Pada Tanaman Padi Organik.

Pemeliharaan Tanaman Padi

– Penyulaman dilakukan paling lambat 10 HST

–¬† Lahan sawah digenangi air dengan ketinggian 5-10 cm

– Penyiangan dilakukan sebelum pemupukan susulan I dan II, dengan cara mencabut gulma dan dibenamkan (untuk gulma berdaun lebar) atau dibuang ke pematang (untuk rumput teki atau rumput grinting.

 

Pengendalian Hama dan Penyakit

– Beberapa hama yang perlu diwaspadai: werwng coklat (Nilaparvata Lugens), wereng hijau

(Nephotettix sp), penggerek batang padi putih (Tryporyza Innotata), hama putih palsu

Baca :  Buah Naga Kuning, Hormon Giberelin Berperan Penting dalam Pembesaran Buah

(Cnaphalocrosis Medinalis), sundep ( Tryporiza sp), walang sangit (Leptocoriza), tikus

(Rattus sp)

– Penyakit yang perlu diwaspadai : kerdil rumput/Grassy stunt, bercak coklat

(Helmintosporium oryzae) virus tungro, hawar daun, dan bakteri Xantomonas oryzae.

– Untuk pengendalian hama/ penyakit sebaiknya mengacu pada sistim pengendalian

hama/penyakit yang ramah lingkungan.

Panen dan pasca panen padi

– Lahan dikeringkan 10 hari sebelum panen

– Panen padi dilakukan pada umur 90-100 hari, dengan tanda seluruh tanaman nampak

menguning, isi gabah sudah keras dan sukar dipecah serta belum terjadi kerontokan.

– Panen dengan cara memotong batang padi, kemudian dirontok dengan mesin perontok

padi.

– Untuk mendapatkan gabah kering giling dengan kadar air 14% diperlukan penjemuran

Baca :  PT Pupuk Indonesia (Persero) Perlihatkan Pencapaian Optimal Industri Agrobisnis

5-7 hari.

– Kadar air untuk gabah kering simpan 12%.

– Produksi 8-9 ton/ hektar gabah kering panen.

 

Semoga bermanfaat Cara Pemeliharaan, Pengendalian Hama, Panen dan Pasca Panen Pada Tanaman Padi, lain hari kita bahas tips menanam jagung hibrida./agroganik