PertanianReview ProdukTeknologi Agro

Aplikasi Teknologi Drone Pada Industri Pertanian dan Perkebunan

Fogging Drone, Agriculture drone, Spraying drone, Seeding drone

Aplikasi Teknologi Drone Pada Industri Pertanian dan Perkebunan memudahkan petani bekerja lebih maksimal. Diantara fungsi Drone ini adalah Fogging Drone (Drone Perlindungan) , Agriculture drone (Drone Pertanian) , Spraying drone (Drone Penyemprot) , Seeding drone (Drone Penyemaian).

 

Apa Itu Drone Pertanian?

Drone pertanian merupakan drone yang digunakan untuk pertanian dan perlindungan tanaman hutan. Drone pertanian tersusun dari platform penerbangan, remot control, dan sistem penyemprotan. Baik itu untuk penyemprotan pestisida, benih, maupun pupuk.

Dengan adanya drone ini dapat dimanfaatkan petani untuk menyemprot pestisida. Dibekali dengan smart sistemnya (AI), juga mampu mengidentifikasi dengan cepat segala macam residu yang ditimbulkan pestisida. Tentunya ini sangat efisien, cepat, dan hemat karena mampu mengidentifikasi kebutuhan pertisida dari tenanam berdasarkan usianya.

 

Spesifikasi Drone Pertanian 10 kg

Wheelbase                         : 1175 mm

Dimensi                                : 915 x 925 x 400 mm (tidak termasuk baling-baling)

Berat                                     : 7.5 kg

Kapasitas tanki                  : 10 L

Kecepatan terbang         : 0 – 10 m/s

Ketinggian max                 : 30 m

Suhu kerja                          : – 10 – 70 C

Lebar penyemprotan     : > 3.5 – 5.5 m / 4 nozel

Berat take off                    : 24 kg

Spesifikasi Drone Pertanian 16 kg

Wheelbase                         : 1600 mm

Dimensi                                : 1600 x 1600 x 630 mm (tidak termasuk baling-baling)

Keadaan terlipat 1008 x 942 x 630 mm

Diameter lengan              : 35 mm

Berat                                     : 7 kg (tidak termasuk motor base)

Kapasitas tanki                  : 16 L

Kecepatan terbang         : 0 – 10 m/s

Radius terbang                  : 0 – 1000 m

Ketinggian max                 : 30 m

Suhu kerja                          : – 10 – 70 C

Baca Juga :  Cara Pemeliharaan, Pengendalian Hama, Panen dan Pasca Panen Pada Tanaman Padi

Lebar penyemprotan     : 5 – 7 m

Berat take off                    : > 36 kg

Sensor dan Artificial intelegent (AI) yang dibekali dalam drone menjadikan drone dapat mengambil keputusan sendiri. Tindakan yang diambil bisa beragam, penyemprotan dengan ketinggian tertentu, berapa banyak, dan lamanya waktu penyemprotan. Sehingga kehilangan hasil produksi dapat seminimal mungkin. Hal ini dikarenakan penggunaan pestisida yang tepat dilihat dari segi jumlah, volume hingga waktu.

Negara China adalah negara yang paling cepat dalam memenfaatkan teknologi drone pertanian. Sebagian besar petani China Utara sudah menerapkan drone pertanian dan mencapai peningkatan produktivitas yang tinggi. Di sana setiap drone membawa satu tangki semprotan kemudian terbang di atas jalur yang dihitung dan dikendalikan dengan remot control. Sementara ini, Malaysia sedang bersiap menerapkan drone di bidang pertanian.

Drone Penyemprot

Drone penyemprot merupakan pesawat tanpa awak yang diterapkan dalam pertanian, tujuannya tak lain adalah unuk membantu produktivitas meningkat. Drone ini mampu menjangkau berbagai medan yang bervariasi dan tak rata dengan penyemprotan yang presisi.

10 KG spraying drone / Drone Penyemprot

Wheelbase(mm) 1175mm
Specification(mm) Size(not include propeller) 915*925*400
Weight 7.5Kg
Pesticide Tank 10L
Flight Speed 0-10m/s
Flight Height 0~30m
Work Temperature minus 10~70℃
Spray width >3.5~5.5m / 4 Nozzles
Take off weight 24kg

Drone pertanian yang tradisional memerlukan operator yang mengendalikan melalui remot control dengan berjalan sekitar area untuk menentukan batas lahan. Ini tampak sederhana dan mudah, jika lahan dalam keadaan kering. Bagaimana jika lahan berlumpur, tentunya operator mengalami kesusahan berjalan di lumpur serta butuh tenaga yang besar. Akibatnya operator tidak mampu menyelesaikan putarannya.

Baca Juga :  Penerapan Teknologi Untuk Agroindustri

16KG sprayer drone

Wheelbase(mm) 1600
Specification(mm) Foldable size:1008X942X630mm
Size(not include propeller) 1600*1600*630
Arm Diameter 35mm
Weight 7kg(not include the motor base)
Pesticide Tank 16L
Flight Speed 0-10m/s
Flight Radius 0~1000m
Flight Height 0~30m
Work Temperature minus 10~70℃
Spray width 5-7m
Take off weight >36Kg

Aplikasi smartphone membantu operator dalam membuat rute dengan drone pertanian hanya dalam 20 menit. Sedangkan secara manual menggunakan remot control sambil berjalan di lahan membutuhkan waktu 2 jam.

Penyemprotan dan Pemupukan di Lahan Pertanian

Dibandingkan dengan metode penyemprotan manual, drone pertanian memiliki keunggulan yaitu dapat membaca secara presisi dengan volume pestisida yang rendah.  Ketika drone melakukan penyemprotan, rotor menghasilkan aliran udara ke bawah yang mana keadaan ini membantu penetrasi pestisida ke dalam tanaman. Inilah mengapa dikatakan volume pestida rendah, menghemat penggunaan pestisida 30 – 50 % dan 90% konsumsi air. Pestisida pun tak tercecer di tanah dan tak menimbulkan pencemaran tanah dan lingkungan.

Penyemaian

Penyemaian dengan drone memiliki keuntungan dalam penyebaran benih secara merata, jangkauan yang luas dan kestabilan kerja. Namun perlu berhadapan dengan persiapan rumit dan efisensi yang rendah.

Drone Penyemaian Pertanian

Drone penyemaian termasuk dalam drone pertanian, yang mana bertugas dalam menembakkan benih ke tanah dengan mengkompresi udara. Drone penyemaian manual membutuhkan banyak tenaga dan sumber daya material untuk proses pemilihan benih hingga transplantasi.

Baca Juga :  Bertani Jagung, Siasati Tanam Musim Kemarau

Drone penyemaian terbaru mempercepat reboisasi dan penanaman, menjadikan tumbuhan berkembang secara normal. Petani hanya perlu memanajemen lahan. Kelebihan lainnya yaitu drone tidak perlu melakukan pengulangan, tidak bocor, dan pembenihan relative seragam.

Selain untuk penyemaian lahan pertanian, drone penyemaian juga dapat digunakan untuk tumbuhan buah – buah, bahkan tumbuhan hutan.

Fogging Drone Pertanian

Fogging drone merupakan drone yang bertujuan untuk perlindungan tumbuhan buah – buahan dan hutan yang mana mengadopsi teknologi multi rotor spray. Kelebihannya selain hemat energi juga untuk perlindungan lingkungan dan tingkat kerusakan rendah. Secara luas digunakan dalam penyemprotan pestisida, baik dalam pertanian, kehutanan, perkebunan buah, greenhouse sayuran, maupun kebun perkotaan.

Fogging drone dibekali sistem termal dimana larutan pestisida berubah menjadi partikel kabut yang menjangkau permukaan tanaman secara 360 derajat. Karena itu ini sangat efektif untuk tanaman buah dan hutan.

Spesifikasi Fogging Drone Pertanian

Wheel base                        : 1250 mm

Kecepatan                          : 5 – 10 m/s

Max berat take off          : 24 kg

Max berat muatan          : 10 kg

Ketinggian terbang          : 1.5 – 5 m

Daya tahan angin             : 5 level

Durasi terbang                  : 15 – 20 menit

Teknologi Drone dalam industri pertanian dan perkebunan meliputi Fogging Drone (Drone Perlindungan) , Agriculture drone (Drone Pertanian) , Spraying drone (Drone Penyemprot) , Seeding drone (Drone Penyemaian). Operator bisa mengendalikan Drone Pertanian ini dengan Aplikasi smartphone dalam membuat rute dengan drone. Cukup canggih bukan? anda bisa mendapatkannya di lapak kami.

Lain waktu kita bahas dunia drone, yaitu: Agriculture drone, aplikasi dalam pertanian, drone alat pertanian, dalam bidang , drone hope pertanian malaysia, Penyemaian,  Penyemprot,  Perlindungan, semprot , membuat Fogging Drone, harga jual, jurnal, kebaikan, kegunaan, kelebihan, manfaat, penerapan, penggunaan , Seeding drone, Spraying drone teknologi drone dalam pertanian.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!
Close