Model dan Ukuran Membuat Kandang Ayam DOC Semi Modern

Diposting pada

Kandang Ayam DOC menentukan kenyamanan bibit ayam DOC untuk kelangsungan hidupnya yang sehat dan terpelihara dengan maksimal, maka dari itu diperlukan desain  kandang khusus untuk DOC. Kandang juga merupakan tempat tinggal ayam ketika melakukan semua aktivitasnya. Mulai dengan makan, minum dan tentu saja tumbuh maupun mengeluarkan hasil dari metabolisme tubuh(feces). Perlu sekiranya diperhatikan kenyamanan kandang supaya pertumbuhannya juga tidak bermasalah.

 

Kandang Bibit Ayam DOC

Pada Anak ayam umur 1 hari hingga 2-3 minggu dipelihara dalam kotak box atau kandang khusus untuk bibit ayam broiler (brooder house). Bisa pula dengan membuatkan kandang mini (chick guard) berbentuk kotak atau lingkaran yang alasnya bisa mempergunakan terpal atau plastik, sedangkan dinding pembatasnya (setinggi 70-80 cm) bisa dibuat dari tripleks, kayu, atau lembaran seng, dan di dalamnya dilengkapi dengan alat pemanas  / induk yang dinyalakan setiap saat atau 24 jam sehari, namun setelah umur diatas seminggu hanya dihidupkan pada malam hari saja. Fungsi pemanas ini adalah untuk menjaga agar anak ayam selalu berada dalam suhu ruangan yang ideal, yakni sekitar 33-35 C, tapi semakin bertambah umur suhu ruangan akan semakin diturunkan. Setelah berumur di atas 2-3 minggu, anak ayam kemudian dipindahkan ke kandang yang lebih besar.

Banyak dari sebagian peternak lebih suka menempatkan anak ayam yang masih muda di kandang  sistem kandang seumur hidup. Jadi, anak ayam akan dipelihara di kandang tersebut hingga saatnya dipanen, dan tidak akan dipindahkan kecuali akan dilakukan penjarangan, yakni mengambil sebagian anak ayam umur sekitar 28 hari (4 minggu) untuk dimasukkan ke kandang lain karena kandang tersebut sudah tidak lagi mencukupi atau terlalu sempit untuk menampung ayam-ayam yang ukurannya sudah besar.

Baca :  Kiat Sukses Beternak Ayam Potong Pedaging Broiler

Baca juga:

Kandang Ternak Ayam DOC Yang Ideal Membuat Nyaman dan Mempercepat Pertumbuhan

Tetes Tebu / Molases Kaya Nutrisi Untuk Ternak Ruminansia dan Campuran Pelet

Kandungan Tetes Tebu dan Manfaatnya di Industri Peternakan dan Pertanian

Dana Hibah Pelaku Usaha Tanpa Syarat

Kelebihan  Kandang Bibit Ayam DOC seumur hidup ini lebih efektif karena peternak tidak perlu menangkap semua ayam untuk dipindahkan ke kandang lain dan ayam pun sedikit terhindar dari stres. Syaratnya adalah ayam yang dimasukkan ke dalam kandang haruslah berumur sama. Dengan cara ini pula, nantinya ayam-ayam akan dipanen bebarengan.

 

Model kandang DOC Semi Modern

Sebagian besar kandang ayam broiler dibuat dengan model rumah gudang, yaitu kotak persegi empat dengan atap dua sisi menyamping, dan lantai yang rendah terutama karena mempergunakan sistem alas litter. Namun, beberapa kandang ayam broiler model terbaru dibuat dengan konsep seperti rumah panggung, dengan menerapkan sistem lantai renggang atau alas berlubang, di mana jarak terendah lantai dari tanah sekitar 100-170 cm. Dengan model panggung ini, maka kotoran ayam dan sisa pakan maupun air minum yang tumpah akan langsung turun ke bawah lantai sehingga tidak terlalu mengotori lantai dan mudah untuk dikumpulkan atau dibersihkan.

Kandang ayam DOC

Menyikapi terbatasnya lahan, ada pula peternak yang memakai kandang baterai atau cage (sangkar), yakni kandang dengan bentuk kotak memanjang dimana setiap ekor ayam dimasukkan dalam satu kandang kecil dan masing-masing kandang sudah dilengkapi dengan tempat air minum dan pakan. Hanya saja, sekalipun juga bisa dipakai untuk ayam pedaging, namun kandang baterai ini memang lazim dipakai pada ayam petelur. Perbedaannya, kandang baterai untuk ayam broiler tidak menyertakan tempat penadah telur dan lantainya dibuat datar dengan sistem lantai jarang.

Baca :  Kandang Ternak Ayam DOC Yang Ideal Membuat Nyaman dan Mempercepat Pertumbuhan

 

Bahan Untuk Membuat Kandang Ayam DOC

Kandang harus dibuat dari bahan yang kuat, tahan lama, namun sebisa mungkin tetap menggunakan bahan yang harganya relatif murah. Untuk bagian tiangnya bisa memakai balok kayu seperti kayu gelugu (batang pohon kelapa). Untuk penyangga atapnya bisa dari bilah bambu atau lembaran kayu. Sedangkan untuk dindingnya bisa memakai anyaman bilah bambu atau kawat kasa. Untuk sekat-sekat kandangnya bisa memakai bilah bambu, lembaran seng, atau lembaran triplek.

 

Atap dan Bentuk Atap

Atap kandang sebaiknya menggunakan bahan yang tidak menghantarkan panas seperti genting, rumbia, ataupun anyaman daun kelapa. Paling disarankan adalah memakai atap dari genting karena tidak mudah bocor, tahan lama, daya refleksi terhadap panas matahari cukup bagus, dan tidak menjadi sarang tikus sebagaimana bila menggunakan atap dari daun kelapa. Namun, bila menggunakan atap dari bahan yang bisa menghantarkan panas seperti seng, maka di bawahnya dilapisi dengan bahan-bahan yang bisa menyerap panas seperti bambu atau kayu.

Baca :  Peluang Bisnis Budidaya Ternak Ayam Bangkok

Atap ditata dengan kemiringan tertentu agar suhu kandang tidak terlalu panas. Selain itu, bentuk atap bisa dibuat ganda dengan lubang angin yang disebut dengan sistem monitor dengan tujuan agar pertukaran udara di dalam kandang lebih terjaga. Namun, bisa juga dengan memakai sistem atap tunggal dengan lubang udara yang disebut sistem semimonitor.

 

Dinding Kandang Bibit Ayam DOC

Dinding kandang bisa dibuat sistem semi terbuka agar pertukaran udara dalam kandang bisa berjalan dengan baik sehingga bau kotoran atau pakan bis akeluar atau berganti dengan udara segar. Bahan yang dipergunakan untuk dinding kandang pada bagian bawah (dinding gedhek), sedangkan bagian atasnya dibuat dari potongan bambu yang dibelah atau dihaluskan, atau dengan menggunakan kawat ram. Bila menggunakan bilah bambu, jarak antara bilah satu dengan yang lain kira-kira selebar dua jari orang dewasa atau 5-6 cm, yang dipasang dalam posisi tegak berdiri. Dinding juga dilengkapi dengan tirai dari plastik atau kain, tujuannya agar bila sewaktu-waktu ada angin kencang atau hujan, tirai tersebut bisa bermanfaat sebagai pelindung.

Tinggalkan Balasan