Mesin AgroTeknologi Agro

Teknologi Bear Flag Robotics Pada Mesin Traktor Pertanian Tanpa Awak

Robot Mesin Traktor Pertanian tanpa Pengemudi

Mesin Traktor Pertanian. Teknologi tinggi sudah menggeser cara kerja manual, mulai dari peralatan sampai pengumpulan data perkembangan dan analisis hasil panen. Era Digital sektor pertanian kini sudah jauh melesat meninggalkan cara lama, cara ini sudah lama digunakan oleh negara-negara maju, seperti halnya di negara Amerika.

 

Perubahan teknologi, ekonomi, sosial dan budaya yang berubah secara otomatis dan signifikan berkembang berarti pula bisnis semakin maju.

 

Mesin Traktor Pertanian: Pembajak Tanpa Pengemudi BerTeknologi Akurasi Sensor

Teknologi Silicon Valley kembali menawarkan teknologi yang berbeda dari out-of-the-box, yaitu Bear Flag Robotics dalam bidang mesin pembajak.

Baca juga:

Bagian Mesin Reaper Pemotong Padi Mekanis dan Cara Pengoperasiannya

Mesin Panen Stripper Gatherer dan Chandue Sangat Membantu Petani

Mesin Penanam Padi Modern (Rice Transplanter) Kubota SPW48 C

Harga Mesin Perontok Padi Modern Berbagai Merk

Perusahaan ini mengembangkan traktor untuk para pengusaha bidang pertanian, produk dari perusahaan ini juga diburu oleh perusahaan peralatan seperti Case IH, John Deere dan Kubota. Tetapi model bisnis Bear Flag, yang berbasis di Sunnyvale, California, memiliki twist dan bukan memproduksi pembuatan traktornya, namun menciptakan system kontrol berupa sensor dan aktuator yang diperlukan untuk membajak tanpa pengemudi ke traktor yang diproduksi oleh pabrikan besar.

Di Amerika Serikat otomatisasi peralatan berat hingga pengumpulan dan analisis data,  sudah familier dengan  digitalisasai bidang pertanian dan menjadi revolusi bidang pertanian.

Baca Juga :  Mesin Traktor Tangan Yanmar YST Series Jadi Pilihan Petani

 

Akurasi GPS Pada Mesin Traktor Tanpa Awak

 

Sistem kemudi otomatis ini menggunakan akurasi GPS supaya baris ketika pengoprasian berjalan bisa tetap lurus dan dan dapat  menghindari celah atau tumpang tindih. Kemudi Otomatis ini diproduksi untuk peralatan traktor, bajak, mesin panen, hingga  penyemprot dengan boom setinggi 100 kaki. Sistem seeder dan pemupukan presisi dapat dipandu oleh satelit dengan akurasi  satu inci atau kurang.

Perbedaannya: Sebagian besar, operasi itu masih bergantung pada operator yang mengontrol.

 

Teknologi Sensor  Pada Mesin Traktor Bear Flag

 

Kamera yang terpasang merupakan bagian dari sistem panduan untuk teknologi otonom Bear Flag. Ini menggunakan sensor yang mirip dengan yang ada di kendaraan jalan tanpa awak / Jim Wilson / The New York Times

 

Kebutuhan akan peralatan pertanian tanpa awak atau pengemudi memang sangatlah itensif menurut Mister Cafiero. Ini merupakan keuntungan bagi petani karena kurangnya tenaga kerja yang mana meningkatkan upah dan mobilitas kerja. Traktor yang dilengkapi dengan teknologi Bear Flag ini mampu bekerja sepanjang waktu tanpa pengemudi. Di sisi lain juga menggunakan teknologi sensor yang serupa dengan kendaraan tanpa awak di jalan umum yang sedang berkembang : lidar, radar, dan video digital.

Demonstrasi dengan iPad dan menampilkan pola yang akan diikuti oleh traktor tanpa pengemudi dengan teknologi Bear Flag Robotics saat membajak ladang di California.

Teknologi  Robot Bear Flag Menerapkan Penanaman , Penyemprotan dan Pemanenan

 

Perangkat sensor memberikan lebih dari kesadaran situasional. Penting untuk menjamin operasional yang aman, dimana para pekerja dan ternak sedang berada di sekitarnya. Dan juga penting untuk mengumpulkan data di lapangan untuk meningkatkan efesiensi. Bear Flag sedang mengejar target untuk mengembangkan kemampuan traktor mengerjakan tugas lain seperti penanaman dan penyemprotan yang mana membutuhkan kegiatan tersebut membutuhkan pengawasan ketat dari manusia. Di sisi lain, mereka juga berencana untuk mengembangkan sistem pemanenan termasuk untuk panen kacang pohon dan tanaman baris.

Baca Juga :  Mesin Penunjang yang Membantu Pertanian dan Perkebunan

 

IBM Mengabil Peluang  di Dunia Teknologi Industri Pertanian

 

Igino Cafiero, kepala eksekutif Bear Flag, berkata akan perlunya peralatan pertanian tanpa pengemudi semakin intensif karena kekurangan tenaga kerja yang tidak profesional

Pertanian merupakan industry yang ideal dan cocok untuk pengumpul data analisis skala besar. Tidak hanya bergantung pada kondisi cuaca, namun juga harga komoditas, indeks kematangan, dan lain lain. Berdasarkan kondisi ini, IBM sebagai perusahaan teknologi yang lebih paham terkait basis data dan perangkat keras computer melihat peluang tersebut.

Jeff Keizer, seorang manajer untuk solusi agribisnis di Weather Company, di salah satu bidangnya di Indiana, di mana ia bertani jagung dan kedelai.

IBM menerjunkan langkahnya ke cloud, pada tahun 2016 mereka membeli perusahaan Weather membawa kecakapan super computer pada alat prediksi terpercaya seperti The Old Farmer’s Almanac.

Dasbor Operasi dalam Platform Pengambilan Keputusan Area Teknologi IBM Watson untuk Pertanian yang menunjukkan perkiraan hasil panen. Kredit … Foto oleh IBM

Jeff Keiser, seorang manajer solusi agribisnis Perusahaan Weather, mengatakan bahwa musim semi yang dingin diiringi suhu tinggi dan banyak hujan merupakan tantang yang harus dihadapi setiap tahun. Ia pernah menanam pada bulan April namun sampai bulan Juni belum selesai.

 

Prediksi cuaca hyperlocal berdasarkan data satelit dan atmosfir

 

Decision platform dirancang untuk mengolah data dari citra satelit dan sensor alat pertanian yang memantau beberapa hal seperti jumlah benih, tingkat nutrisi , dan aliran pupuk. IBM menyediakan kemampuan penyimpanan skala besar untuk menganalisis kebun seluar 1.000 hektar yang dilengkapi dengan sensor. Dengan cakupan sekitar lebih dari 2 juta hektar lahan pertanian di seluruh dunia, platform ini mampu menyediakan prediksi cuaca hyperlocal berdasarkan data satelit dan atmosfir.

Baca Juga :  Mesin Peternakan Yang Perlu dimiliki Oleh Pengusaha Ternak

Berbekal pengalaman IBM dalam kecerdasan buatan, sistem membangun model manajemen untuk jagung, kedelai, gandum, jelai, dan tanaman lainnya. Setiap model membutuhkan 6 hingg 12 bulan untuk mengumpulkan dan memperhitungkan beberapa masalah seperti  pengendalian hama dan pupuk. Model harus dibuat secara spesifik, tidak bisa hanya mengandalkan 1 model untuk semua tanaman. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan efesiensi kerja alat.

 

Memanfaatkan sensor, pemantauan peralatan, dan drone

 

IBM bermaksud untuk menyediakan dashboard control pada petani. Petani yang sedang memeriksa lahan dapat mengambul foto dengan smartphone atau iPad dan secara otomatis diupload pada decision platform dan memperoleh hasil diagnosa kesehatan tanaman. Sistem menyediakan analisis cepat dan solusi yang diusulkan. Tujuan jangka panjang, nantinya sistem ini memberikan saran pertumbuhan secara real time, berkerja sama dengan pembuat alat pertanian lainnya yang mana juga memanfaatkan sensor, pemantauan peralatan, dan drone.

Kontrol otomatis mempersempit kegagalan dan mengurangi kerja operator dalam aspek pemantauan. Transformasi pertanian ini bukanlah untuk mempromosikan perubahan melainkan mengajarkan mekanisme untuk kemajuan efisiensi.

Kata Kunci:

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Baca juga

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close