Memahami Pembayaran L/C Letter of Credit dalam Ekspor Impor

Diposting pada

Letter of Credit  (LC)  merupakan sistem pembayaran yang dipakai ketika transaksi ekspor – impor. Banyak yang mengira sangat rumit, tapi bila terjun langsung dan praktek, maka sangatlah mudah. Pebisnis ekspor impor dunia agro, seperti ekspor biji pala, kemiri, asam, cengkeh dll seharusnya tidak asing dan mudah menjalankannya.

 

Selain ada yang berkata sulit “Pakai LC itu dokumennya ribet dan banyak, harus diteliti yang melelahkan, salah ketik bisa tidak dibayar dsb”, pernah salah satu Importir mengeluh kesulitannya “memakai sistem LC tidak dapat menjamin barang order sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang diinginkan dan bisa terjadi dokumen sesuai tetapi barang orderannya tidak sesuai, bahkan barang tidak ada !”, serta keluhan lain yang mirip seperti itu. Simpang siurnya informasi Letter of Credit yang tidak detail dan lengkap, sehingga persepsi juga tidak valid dan terkesan tidak berimbang.

 

Oke kita tarik lebih dalam ulasannya, bicara konsep Letter of Credit sendiri atau sering disingkat LC, L/C, DLC, LOC atau hanya menyebut dengan Credit, sebenarnya merupakan suatu instrument yang memudahkan pelaku dunia usaha atau suatu sistem mekanis pembayaran, penjamin dan meminimalisir resiko masing-masing pihak yang terlibat dengan cara menentukan kewajiban dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam bertransaksi yang lebih aman.

 

Pada Dasarnya Mekanisme Sistem Pembayaran dan Penjaminan Letter of Credit itu Sederhana

Maksudnya disini bukan bermaksud menggampangkan atau terlalu menyederhanakan, namun saya mencoba menanamkan konsep awal sebagai pondasi pengertian supaya nanti kita tidak salah memahami konsep dasar Letter of Credit.

Konsep Letter of Credit sederhananya adalah pengambilalihan tanggung jawab tentang pembayaran oleh pihak lain ( Yaitu Bank) atas dasar permintaan pihak yang dijamin ( Applicant/ Pembeli ) untuk melakukan pembayaran kepada pihak penerima jaminan (Beneficiary/ Penjual ) berdasar syarat dan kondisi yang ditentukan dan disepakati kedua belah pihak.

Baca :  Daftar Lembaga Bantuan Instansi Luar Negeri

Kalau pengertian dari kitab istilah ekonomi, LC yaitu UCP 600, pasal 2, tentang Definisi menyebutkan : ”Credit means any arrangement, however named or described, that is irrevocable and thereby constitutes a definite undertaking of the issuing bank to honour a complying presentation”. Anda bebas mengartikan dan menafsirkan sendiri, yaitu kurang lebih mengartikannya : “suatu bentuk perjanjian, apapun namanya dan penjelasannya, yang tidak bisa diubah sepihak, yang menyebabkan suatu pengambilalihan mutlak dari bank penerbit jaminan untuk membayar presentasi (dokumen) yang sesuai”.

Terminologi pihak yang dijamin di sini harus diperjelas karena tidak seperti dalam asuransi mobil, biasanya kita yang memohon penjaminan kita juga yang dijamin akan menerima pembayarannya.

Pihak yang dijamin dalam Letter of Credit hampir sama praktiknya dengan Bank Guarantee lainnya, yang mana pihak pertama (guarantor) yang diwajibkan menjamin, mengalihkan kewajibannya kepada bank atas permintaan pihak kedua (guarantee) yang mendapat jaminan tersebut.

Alur Proses  Letter of Credit sederhana, yaitu :

  • Terjadinya kesepakatan antara pembeli dan penjual, yang biasanya tertulis kuat dalam Sales Contract atau media kesepakatan sejenisnya.
  • Pembeli mengajukan permohonan pembukaan Letter of Credit kepada Bank yang akan menerbitkan (Issuing bank) atas permintaan Penjual.
  • Sebutan untuk Pembeli dalam terminology LC menjadi Applicant dan Penjual menjadi Beneficiary (hal ini harus dibedakan, karena dalam kasus-kasus pengembangannya nanti applicant bisa jadi tidak sama dengan Pembeli dan Beneficiary bisa jadi tidak sama dengan si Penjual).
  • Issuing Bank adalah sebagai bank penjamin, memberikan jaminan tersebut kepada Beneficiary, sehingga pada proses ini peran issuing bank berubah menjadi Advising Bank (dalam praktiknya itu nanti, mengingat jauhnya jarak antara Issuing Bank dengan Beneficiary yang biasanya di Negara yang berbeda, maka issuing bank bisa meminta pihak/bank lain sebagai advising bank) tetapi secara konsep, issuing bank dapat secara langsung meng-Advise LC tersebut ke Beneficiary jika dimungkinkan.
  • Beneficiary / Penjual yang telah menerima Lc tersebut melakukan pengiriman barang dan membuat dokumen-dokumen yang dipersyaratkan oleh LC.
    Beneficiary menyerahkan dokumen-dokumen tersebut kepada Issuing Bank (pada prakteknya melalui Negotiating Bank/Remitting Bank di Negara eksportir) untuk mendapatkan pembayaran dan Issuing Bank pun melakukan pembayaran kepada Beneficiary berdasarkan penyerahan dokumen yang sesuai dengan persyaratan dan kesepakatan semua pihak.
  • Issuing Bank menagihkan pembayaran tsb kepada Applicant dengan cara menyerahan dokumen, sedangkan Applicant segera melakukan pembayaran kepada Issuing Bank untuk mendapatkan dokumen untuk pengeluaran barang.
Baca :  Mengolah Limbah Apel Jadi Lahan Bisnis Menjanjikan

 

Perkembangan dunia perdagangan antar banyak Negara, pasti sangat membutuhkan konsep atau metode pembayaran dan penjaminan selalu akan berkembang, Letter of Credit juga selalu menyesuaikan diri sehingga lebih kompleks akses dan prosedurnya, lebih melibatkan banyak pihak dan lebih banyak variasi bentuk dan fungsinya seperti antara lain munculnya bentuk-bentuk LC baru (baik yang secara expresif disebutkan oleh UCP maupun pengembangan dalam praktek) seperti UPAS LC, Claim Reimbursement LC, Confirmed LC, Transferable LC, Back to Back LC, Deferred Payment LC, Red Clause LC, Green Clause LC, Standby LC, dan lain sebagainya.

Sampai saat ini, praktik LC sudah bertambah sistem, jumlahnya kurang lebih dari 20 jenis LC yang beredar sesuai fungsinya (secara bertahap nanti akan saya bahas satu persatu jenis-jenis LC tersebut pada artikel selanjutnya).

 

Demikian penjelasan sederhana dari kami dan anda yang baru memperdalam LC bisa menjadi tidak pusing dengan kerumitan pemahaman dan praktik yang sebenarnya adalah pengembangan konsep awal saja dan itu dapat dengan mudah diurai satu persatu berangkat dari konsep pemahaman dasar yang sederhana. Untuk yang sudah faham dan sering menggeluti praktik LC, semoga semakin keahlian anda lebih mahir tentang Pengetahuan Letter of Credit anda.

key: