Teknologi Agro

Mengenal Fungsi, Bagian dan Cara Kerja Mesin Belt Conveyor

harga jual belt conveyor tambang

Konveyor (conveyor) merupakan alat yang berfungsikan untuk angkut atau bisa memindahkan material. Mulai dari material curah hingga satuan material.  Dengan menggunakan Konveyor otomatis ini,  anda bisa memindahkan materi secara mudah dari satu tempat ke tempat lain secara kontinu berapapun jumlahnya secara otomatis.

Perangkat Bagian Belt Conveyor

Conveyor automation atau meisin konveyor otomatis tersusun atas beberapa bagian dengan fungsi berbeda-beda. Mulai dari belt, idler, centering device, dan masih banyak lagi. Berikut adalah penjelasan lengkapnya:

Mesin Industri Crusher Ball Mill Penggiling dengan Kekerasan Tinggi

Mesin Pertanian Panen Padi KUBOTA Combine Harvester DC 70 G

Kubota Mesin Pertanian Modern Combine Harvester Membantu Petani Lebih Produktif

 

Frame

Frame atau kerangka dibuat dari konstruksi baja. Fungsinya untuk menyangga semua susunan belt conveyor. Frame ditempatkan sedemikian rupa seperlu memastikan belt bisa berjalan stabil tanpa gangguan.

 

Motor Penggerak

Motor penggerak yang digunakan biasanya berupa motor listrik untuk menggerakkan drive pulley. Tenaga motor penggerak ini bisa diatur sesuai kebutuhan. Misalnya menggerakkan belt kosong dan mengatasi gesekan antara idler, menggerakan muatan mendatar, mengangkut muatan dalam gerakan vertikal, menggerakan tripper, atau memberi percepatan pada belt yang seringkali dibutuhkan dalam automation industry ppt.

Baca Juga :  Agro Techno Park Jadi Percontohan

crusher memberikan jangkauan yang paling komprehensif di dunia ban berjalan Heavy-duty. Berdasarkan lebih dari 30 tahun pengalaman dalam pengembangan, manufaktur dan aplikasi pengetahuan, crusher dirancang sabuk yang unik dan sistem sabuk untuk memenuhi kebutuhan pengguna akhir tertentu untuk kinerja tinggi dan efisiensi biaya.

Belt

Belt adalah sabuk yang pemasangannya  memanjang sepanjang alat konveyor beroperasi. Bagian ini berfungsi membawa material yang diangkut. Jika Belt bergerak dan  material demikian juga akan ikut bergerak sesuai dengan kehendak untuk dipindahkan ke tempat yang ditentukan/tujuan.

Idler

Idler merupakan bagian penyangga atau penahan belt. Berdasarkan letak dan fungsinya, ada beberapa macam idler. Pertama idler atas berfungsi menahan belt bermuatan. Ada juga idler penahan untuk ditempatkan di tempat pemuatan. Selain itu, masih ada idler penengah untuk menjajaki supaya belt tidak bergeser dan idler bawah atau balik yang berfungsi menahan belt kosong.

Centering Device

Belt yang bergerak secara terus-menerus berisiko untuk meleset dari roller. Dalam hal ini dibutuhkan centering device. Sebuah bagian pada konveyor yang akan mencegah belt tetap di jalurnya dan tidak meleset dari roller.

Baca Juga :  Sukses Menanam Pisang Mas, Melalui Sistem Mati Meristim

Drive Units

Drive units merupakan bagian / unit penggerak. Belt konveyor bisa bergerak dengan tenaga gerak yang dipindahkan ke belt melalui gesekan antara belt dan drive pully. Belt melekat di sekitar pully yang diputar oleh motor, sehingga dapat juga otomatis ikut bergerak.

Bending the Belt

Bagian ini punya fugsi penting untuk melengkungkan belt. Terdiri dari pully terakhir, susunan roller, dan beban dengan sifat kelenturan belt. Bagian ini dibutuhkan karena belt yang terus bergerak harus berputar supaya dapat terus menerus menggerakkan material.

 

Feeder

Feeder funsinya sebagai pengumpan. Feeder pada konveyor berfungsi untuk pemuatan material ke atas belt. Kecepatannya  bisa disesuaikan atau diatur sesuai keinginan yang dibutuhkan.

 

Trippers

Konveyor memang bisa dipilih sebagaiindustrial automation solution. Karena penggunaan konveyor membantu pekerjaan berlangsung secara otomatis memudahkan pekerjaan para karyawan. Hal ini salah satunya berkat adanya bagian trippers yang membantu menumpahkan muatan di tempat yang sudah ditentukan. Singkatnya alat bisa bekerja otomatis sesuai pengaturan yang sudah dibuat.

 

Belt Cleaner

Belt cleaner adalah pembersih belt. Merupakan bagian yang dipasang di ujung bawah belt supaya material tidak melekat pada belt balik. Dengan demikian material bisa langsung ditumpahkan di tempat yang sudah ditetapkan.

Baca Juga :  Vakum Double Jacket dalam Proses Pengolahan Gula Merah Tebu

 

Skirt

Skirt seperti sebuah sekat yang dipasang di sisi kanan dan kiri belt di tempat pemuatan. Skirt dibuat dari bahan logam atau bisa juga kayu. Biasanya skirt dipasang tegak atau miring seperlu mencegah material tercecer.

 

Holdback

Holdback berperan penting seperlu mencegah belt konveyor yang mengangkut muatan ke atas tidak berputar kembali ke bawah. Hal ini memang berisiko terjadi. Terutama saat mendadak tenaga penggerak rusak atau dihentikan.

 

Fitur

  • Daya dukung tinggi dan panjang disesuaikan
  • Desain anti-penyaradan memastikan bahwa ia bekerja dengan sangat baik bahkan di lingkungan yang parah
  • Mudah dioperasikan dan mudah untuk mempertahankan karena memiliki struktur sederhana
  • Model yang berbeda untuk pilihan

Data teknis

Model Width(mm) Inclination(°) Speed(m/s) Capacity(t/h) Power(L≤30m)
(kw)
B500 500 0-17 1.0-2.0 100-200 4-7.5
B650 650 0-17 1.0-2.0 190-380 4-11
B800 800 0-17 1.0-2.0 300-600 5.5-18.5
B1000 1000 0-17 1.0-2.0 490-900 7.5-22
B1200 1200 0-17 1.0-2.0 730-1400 11-3044444444

Silahkan gali informasi bila anda berminat membeli mesin Belt Conveyor untuk pabrik atau industri anda.

Tags

agro

Iklan dan Review produk, anda bisa menghubungi agroniagacom@gmail.com

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!
Close