Cara Sukses Memasarkan Bisnis Online Anda, Bagaimana ya Caranya ?

Diposting pada

Bila anda berstatus kerja menjadi karyawan di dalam perusahaan swasta atau BUMN, tentu dibenak anda ingin juga punya bisnis dan sering browsing di google

dengan keryword : “usaha sampingan melalui internet”.  Pilihan anda sudah tepat, bila anda sibuk di kantor, tentu  bisnis online jadi pilihan saat ini. Tahukah

anda, disitu terdapat potensi yang sangat besar. Bayangkan,  kurang lebih  50 juta internet user di Indonesia sudah melek teknologi dan apapun mencari

kebutuhannya di online. Jumlah orang yang bergaji Rp 5 juta ke atas ada sekitar 50%, dan yang bergaji Rp 9 juta sekitar 20%. Itulah faktor  peluang anda untuk

berbisnis online.

Beberapa keuntungan yang kita dapatkan dengan ber bisnis online antara lain:


1. Sangat hemat biaya, sebab tidak perlu biaya sewa tempat yang mahal, bebas biaya perawatan, dan operasional toko.

2. Dapat memanfaatkan forum, blog, atau situs jejaring sosial untuk membangun awareness produk kita lebih cepat dikenal , tentu biaya jauh lebih ekonomis dari

pada offline.

3. Bisa menjangkau calon pembeli di kota lain atau marker share yang luas.

 

Namun mekanisme ini tentu juga menuntut konsekuensi strategi komunikasi yang harus cerdas, konsisten, dan action yang tepat. Ingat membuat orang atau

pelanggan mau  membeli produk kita di online adalah kepercayaan.  Membangun kepercayaan calon pembeli, kita sangat perlu membawa identitas akun yang

konsisten bukan abal-abal. Berikanlah informasi yang jelas, seperti apa dan siapa Anda, cantumkan email, nomor telepon, berikut alamat lengkap anda  (bila

perlu, cantumkan foto Anda). Untuk menambah poin plus, sediakan kolom untuk testimoni pelanggan.

Baca juga:

Sasaran Dana dari Lembaga Bantuan Hibah

Baca :  Jasa Iklan Produk Agro Nasional

Cara Pasti Meningkatkan Trafik Website Bisnis Online Anda

Tips Memulai Bisnis Online

Mulailah bisnis online anda dengan riset untuk memahami insight konsumen online secara general, dan memahami insight target  audience Anda. Insight

mengenai target audience misalnya:

1. Pembeli fashion untuk dipakai sendiri cenderung ingin melihat dan mencoba dulu sebelum membeli. Berikan fasilitas “lihat dulu-kalo cocok beli”, dan kenakan

biaya antar-tunggu.

2. Pembeli buku cenderung membeli buku yang serupa. Kirimkan informasi via email ke pembeli setiap ada buku serupa yang terbit.

3. Orang yang membeli bunga atau kado, biasanya selalu memerlukan bungkus yang cantik dan kartu ucapan. Berikan bungkus cantik, kartu ucapan gratis

(berikut pilihan kata-katanya) yang bisa dilihat di online.


Lalu apa yang dicari  dan dibutuhkan orang dalam Search Engine di Bisnis Online ?

 

Anda bisa mengetahuinya dengan cara:

1. Ketikkan “google adwords” pada mesin pencari Anda, atau langsung mengetik adwords.google.com pada URL.

2. Klik pada pilihan Keyword Tool. Klik pada pilihan Descriptive words or phrases di sebelah kiri, lalu ketik kata kunci yang Anda inginkan, misalnya “fashion”. Lalu

klik Get Keyword Ideas.

3. Anda akan melihat berapa banyak jumlah orang yang mencari produk “fashion” melalui Google.

4. Lakukan hal ini dengan kata kunci yang lebih spesifik, misalnya “busana muslimah”. Lihat hasilnya.

Berikut Ini Tips Bisnis Online yang lain:

1. Berikan respons yang cepat. Bisnis online adalah medium yang dinamis, karena itu berikan respons saat itu juga terhadap pembelian, pertanyaan, hingga

komplain konsumen. Untuk dapat memberikan respons yang cepat, tentunya Anda harus selalu memonitor website Anda setiap detik.

Baca :  Cara Branding Website Dengan Meningkatkan Alexa Rank Website Anda

 

2. Buat proses pembelian yang sederhana. Dalam bisnis online, semakin sederhana prosesnya, semakin besar kemungkinan terjadinya pembelian. Tidak perlu

mengharuskan calon pembeli menjadi member, menyebutkan nomor KTP dan nomor kartu kredit (tidak semua orang yang sedang menghadapi komputer

membawa kartu kredit, bukan?). Apalagi memakai sistem cart seperti di website asing.

3. Cara membayar yang mudah. Di Indonesia, cara yang paling familiar bagi kita adalah membayar saat barang diterima (cash on delivery), atau transfer melalui

bank. Minta pembeli mengirimkan bukti transfer sebelum mengirimkan barang. Meminta pembeli membayar melalui kartu kredit atau Paypal hanya akan

merepotkan Anda.

4. Berikan sesuai janji. Dalam hal pengiriman barang, misalnya, barang yang dikirim harus sesuai yang diperlihatkan di website, dan mengirim tepat waktu. Sekali

Anda mengirim barang sesuai janji, selanjutnya konsumen akan datang membeli lagi (bahkan sambil mengajak teman yang lain).

Dalam bisnis online, selalu ada kemungkinan pembeli yang tidak membayar, atau coba-coba menipu. Namun bagi Iim, hal ini tak perlu diresahkan. “Sebagai

entrepreneur, kita harus berani mengambil risiko. Mungkin ada juga yang tidak mau membayar, namun tidak banyak kok jumlahnya. Anda juga bisa memberikan

fasilitas ‘lihat barang dulu, kalau tidak cocok boleh dikembalikan’. Berapa sih, paling Rp 20.000,- (ongkos kirimnya),” jelas finalis International Young Creative

Entrepreneur of the Year 2008 yang diselenggarakan British Council ini. Pendek kata, semua orang bisa mulai berbisnis via online. Manfaatkan fasilitas gratis seperti Facebook untuk melakukan promosi secara cepat tanpa tambahan biaya! (Kompas.com)

Tinggalkan Balasan