Belut

Cara Budidaya Belut dari Dasar Sampai Sukses dengan Media Drum

Cara budidaya belut dengan benar dapat menjadi lebih sukses, sebab dikelola dengan tepat. Budidaya belut begitu menggiurkan, sebab kebutuhan baik lokal sampai kebutuhan ekspor sangat kekurangan. Yang masih sedikit yaitu peternak yang tak mampu menyediakan dalam jumlah banyak. Ini peluang besar untuk para peternak belut.

Belut beda dengan jenis ikan lainnya. Belut membutuhkan air dan lumpur untuk hidup. Belut banyak ditemukan hidup di daerah rawa dan persawahan.

Cara Budidaya Belut 

Siapkanlah Kolam Belut Untuk Budidaya

Belut dapat dibudidayakan dalam media drum, kolam terpal, tong atau kontainer plastik dan sudah banyak yang berhasil.

Cara pertama budidaya belut dengan menggunakan media drum :

  • Cucilah drum sampai bersih utamanya bagian dalam.
  • Buatlah lubang berbentuk persegi panjang sehingga drum terbuka
  • Taruhlah drum di tanah datar
  • Berilah saluran pembuangan di bawah drum
  • Jangan lupa beri atap supaya teduh dan tidak panas terkena sinar matahari

    Media Pertumbuhan Ternak Belut

Budidaya belut perlu media untuk menunjang pertumbuhan sesuai karakter belut.

Penuhilah media pertumbuhan belut dengan cara berikut :

  • Sebaiknya sediakan jerami di dasar drum tebal sekitar 50 cm
  • Sirami jerami dengan mikro organisme starter sekitar 1 liter per drum
  • Lapisi kompos setinggi 7 cm. Kompos bisa anda ganti dengan pupuk kandang atau tanah humus
  • Lapisan paling atas anda beri lumpur kering yang sudah dicampur dengan TSP 5 kg, hingga tinggi lapisan 25 cm
  • Terakhir, masukkan air bersih hingga tinggi 17 cm, dan biarkan selama 14 hari untuk proses fermentasi (belut jangan dimasukkan dulu).

    Pembibitan Belut yang Sehat

Masukkan bibit belut yang berusia 14 hari. Bibit belut harus dipilih yang bagus dan sehat agar meminimalisir tingkat kematian belut. Berikut ciri belut yang sehat :

  • Ambillah Bibit belut dengan ukuran sama, ketika panen hasilnya pun juga seragam. Dengan begitu menghindari belut tidak memangsa yang kecil.
  • Belut yang sehat tidak loyo, lincah dan aktif
  • Bibit terbebas dari penyakit
  • Bibit yang bagus berukuran sekitar 10-12 cm


    Cara Memenuhi Asupan Pakan Belut

Pakan alami belut adalah ikan kecil, bekicot atau cacing. Pakan yang besar  bisa dicacah terlebih dahulu. Dosis pakan sebaiknya sehari setiap sore sebanyak 5-20% dari bobot belut setiap harinya.

 

Baca juga : Pakan Benih dan Cara Panen Ternak Belut Untuk Pemula

Baca juga : Cara Cepat Ternak Belut Jumbo Hasil Melimpah Untuk Pemula

Baca juga : Rahasia Sukses Budidaya Ternak Belut Secara Intensif

Cara Budidaya Belut 

Hama Belut , Penyakit dan Cara Menanggulanginya

Penyakit pada belut biasanya dari organisme seperti virus, bakteri, protozoa, jamur. Begitu juga Bakteri yang menjangkiti  belut adalah Aeromonas dan Pseudomonas.

Ciri Belut yang diserang bakteri adalah gejala pendarahan pada bagian bawah kulit, insang dan rongga mulut dan bisa menjalar dalam tubuh.

Pengendaliannya adalah gedebog pisang yang telah busuk dan masukkan ke dalam tempat budidaya belut. Gedebog pisang bermanfaat antiseptic alami dan bisa mengurangi pertumbuhan kedua bakteri tersebut. Juga gedebog pisang yg sudah busuk bisa menimbulkan cacing-cacing kecil dan menjadi pakan alami belut nantinya.

 

Musim Panen Belut

Dalam  satu drum, ukuran baiknya bibit belut yang dimasukkan dalam drum sebanyak 2 kg sedang ukuran bibit 11-13 cm. Jangka Waktu panen bisa dilakukan setelah 3-4 bulan. Harga bibit belut bervariasi , panjang 7-12 cm sekitar 55.000/kg dengan sisi 75-110 ekor. Tapi bila membeli belut konsumsi berkisar harga 32.000/kg dengan isi 4 sampai 6 ekor. Utamanya belut dijadikan konsumsi pelengkap gizi keluarga.

 

Tips Pemasaran Belut

  • Jangan ragu bahwa permintaan pasar sempit, namun sebenarnya kebutuhan pasar sangat besar, bahkan membuat penyedia budidaya belut sering kekurangan stok. Padahal di negeri ini banyak tempat-tempat budidaya belut.
  • Pasarkan ke tengkulak dalam jumlah banyak atau bisa cari pelanggan kecil di pasar.
  • Kerja sama dengan eksportir belut ke jepang
  • Jual dalam bentuk olahan belut, seperti keripik belut, aneka masakan belut, sate belut, belut sambal pedas, nasi jagung ikan belut pedas pasti laku tuh
  • Setok ke restoran-restoran atau warung di perkotaan dan pusat keramaian.


    Kandungan Gizi Belut Untuk Tubuh

Daging belut sangat baik untuk masa pertumbuhan anak, sebab mengandung protein yang tinggi . Selain itu belut  mengandung kalsium, karbohidrat, fosfor , vitamin, mineral, dan lemak sama halnya seperti ikan.

Berikut kandungan gizi pada belut :

Zat Gizi Belut
Kalori (cal) 303
Protein (gr) 14
Lemak (gr) 27
Karbohidrat (g) 0
Fospor (mg) 200
Kalsium (mg) 20
Zat besi (mg) 20
Vitamin A (SI) 1600
Vitamin B (mg) 0,1
Vitamin C (mg) 2
Air (gr) 58

Sumber: direktorat gizi Depkes

Untuk sekarang budidaya belut masih sedikit sekali, walaupun ekspor dan domestik sangat besar, tentu ini peluang besar dan jangan kalah dengan china yang dalam satu tahunnya bisa target ternak belut sebanyak 137.486 ton. Teknik budidaya belut perlu pelatihan secara intensif dan benih-benih unggul yang nantinya bisa target panen yang bagus pula. Demikian dulu Cara Budidaya Belut dari Dasar Sampai Sukses dengan Media Ternak Drum, semoga manfaat.

Mesin Panen, Mesin Briket, Desain Mesin, Gambar Mesin, Mesin Giling Cabe, Mesin Pendulang Emas, Ekonomi Bisnis Indonesia, Mesin Pembuat Bakso Ikan, Mesin Penyedot Pasir, Mesin Bubut Universal, mesin pengering pertanian, toko mesin, mesin pertanian, Mesin Tepung, Mesin Pencacah Rumput, Mesin Pelet, Mesin Miling, Mesin Crusher Batu, Mesin Hammer Mill, Mesin Kompos, Mesin Ball Mill, Mesin Giling Ikan, Mesin Pertukangan, Mesin Perontok Padi, Mesin Giling Kedelai, Mesin Penepung, Mesin Tahu, Mesin Penggiling Mie, Alat Mesin, Mesin Penghancur Kayu, Mesin Pengolahan Karet, Mesin Mie, Mesin Press Hose, Daun Sirsak Diabetes, Usaha Kesehatan Sekolah, travelling in indonesia, Mesin Stone Crusher, Mesin Genteng, Mesin Pencacah Rumput, Mesin Serut, asuransi agro
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!