Banyak Manfaat, Ini Cara Membuat Pupuk dari Ekstrak Asam Batu Organik

Diposting pada

Asam Batu Organik sebenarnya tidak asing bagi para petani, sebab sudah sering dipakai oleh petani zaman dulu yang bahan-bahannya terkenal ramah lingkungan.

Banyak bahan organik yang ramah lingkungan untuk pertanian, namun kita kali ini akan membahas Asam Batu Organik dimana bahannya tidak merusak dan justru

dapat menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan.

 

Umumnya Pupuk organik dibuat atau diproduksi dari bahan hayati dan nabati, sangat jarang yang mengunakan batu-batuan, dengan asam batu ini bisa meningkatkan produksi panen hasil pertanian secara organik. Sehingga Pupuk organik yang berbahan dari batu-batuan atau di sebut Asbat (Asam Batu).

Baca :  Cara Menanam, Tips Budidaya dan Pemupukan Tembakau Berkualitas

Definisi lain, Asam batu organik adalah pupuk cair yang asalnya dari larutan unsur mineral pada batu-batuan. Adapun cara melarutkan mineral tersebut dengan cara menggunakan zat asam yang asalnya dari buah-buahan yang kecut.

 

 

Dalam Pertanian, asam organik disebut juga cuka organik / baceman. Dalam pembuatan ASAM BATU ada 2 bahan utama yaitu BATU dan Asam Organik.

 

Baca juga:

Contoh Proposal Dana Bantuan Mesin dan Pupuk Pertanian

Baca :  Cara Mengolah Air Kelapa Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Berkualitas

Asam Batu Kalsika Untuk Nutrisi, Anti Jamur dan Bakteri Pada Tanaman

Cara Mengolah Air Kelapa Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Berkualitas Tinggi

Resep Pertama Asam Batu Organik

Bahan :

  • 10 liter air kelapa,
  • 3 kg mengkudu, 10 buah jeruk nipis,
  • 1 kg belimbing, atau bahan lain yang kecut kecut.

 

Cara pembuatan bisa  di blender bahan-bahan tersebut. Simpanlah dalam wadah tertutup, semakin lama disimpan akan semakin bagus kualitasnya apalagi sering di jemur.

Kegunaan asam organik atau cuka organik adalah untuk mengekstrak atau untuk mengangkat mineral yang ada di batu batuan sehingga jadilah yang namanya asam batu.